Langsung ke konten utama

Upayakan Lolos PKM Meningkat, UIJ adakan Workshop Pelatihan

 

Semangat: Warek I Moh. Qurtubi sampaikan sambutan dalam pembukaan Workshop Pelatihan Klinik Penyusunan PKM 2021 di Aula Miftahul Ulum Kampus 1 UIJ, Kamis (18/2). Fotografer: Beby Alfin Naby

 

Mitra_Puluhan mahasiswa Universitas Islam Jember (UIJ) mengikuti Workshop Penyusunan Klinik Proposal PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) tahun 2021. Acara ini berlangsung di aula Miftahul Ulum kampus 1 UIJ. Kamis(18/2).

Wakil Rektor satu Muhammad Qurtubi mengatakan bahwa PKM ini adalah agenda tahunan. Tahun kemarin pihak kampus menghadirkan pendamping dan mahasiswa di tempat yang sama dengan narasumbernya. " Kalau tidak salah ada 60 judul ternyata hanya ada dua judul yang lolos,”  Ungkapnya saat sambutan dalam pembukaan.

Qurtubi melanjutkan bahwa kedua judul tersebut berasal dari Prodi Agroteknologi dan Ilmu Hukum. Ia berharap agar, 2 tim yang lolos tersebut dapat menjadi teman sharing bagi yang lainnya. “Nantinya akan menjadi guru dari teman kita untuk bisa sharing Ujarnya.

Ia berpendapat bahwa, 60% masih terlalu jauh, sebab kata dia, hanya ada dua yang diambil dari 60 judul. Oleh karena itu, lanjutnya,  untuk mencari solusi dari permasalahan tersebut, didahului rapat ditingkat  kaprodi (kepala program studi) untuk mengevaluasinya. "Artinya apa yang akan kita raih dari jumlah sebanyak itu belum sesuai harapan kita,"  tuturnya.

Selain itu, kata dia, kegiatan tersebut ada surat keputusan (SK). Peserta yang mengajukan judul akan terdaftar dan memiliki SK, yang di dalamnya juga berisi pendamping. Ia juga berharap pengerjaan ini dilakukan secara profesional. Dengan kondisi UIJ tentu masih ada keterbatasan untuk mensuport kegiatan ini supaya berjalan dengan baik. “Meskipun sudah terlambat masih bisa kita laksanakan,” pungkasnya.

Pewarta: Ahmad Shiddiq

Editor: Beby Alfin Naby

Komentar

Popular Post

Penerima Beasiswa KIP-Kuliah UIJ Wajib bayar Rp.750000

    Antre: Kantor Keuangan dipenuhi camaba untuk pembayaran daftar ulang, Senin(7/9) di Kantor Keuangan Fotografer: Imam Nawawi           Calon Mahasiswa Baru Penerima Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di UIJ (Universitas Islam Jember) wajib bayar Rp. 750.000 untuk Daftar Ulang agar memperoleh Nomor Induk Mahasiswa (NIM). hal tersebut di ungkapkan Rektor UIJ, Senin (7/8) di ruangannya.   Rektor UIJ Abdul Hadi mengungkapkan bahwa calon Penerima Beasiswa KIP-Kuliah diharuskan membayar sebesar Rp.750.000 untuk daftar ulang. Sehingga kata dia, mereka memperoleh Nomor Induk Mahasiswa (NIM) dan seragam." Terkait Jaket, jas dan lain sebagainya siapa yang bayari, PK2 dan kaos nanti gimana, karena daftar ulang dulu biar dapat Nomor Induk Mahasiswa. kalo memang benar tidak mampu silahkan datang saja, biar UIJ yang urus," ujarnya kepada Reporter Mitra.   Selain itu, Hadi juga mengatakan hal tersebut agar mereka mampu mempertanggung jawabkan atas beasiswa yang akan me

Pentingnya Menulis Bagi Mahasiswa

  Oleh: Riski Miftahul Ulum Pentingnya menulis dari kalangan mahasiswa bukan hanya diperuntukkan dalam proses penggarapan skripsi. Menulis juga menjadi hal yang harus ditelateni dalam pembuatan makalah, jurnal penelitian, laporan penelitian, proposal kegiatan dan penelitian, dan lain-lain. Hasil karya tulis seorang mahasiswa merupakan wujud dari kreativitas dan pengetahuan mereka, yaitu bagaimana mereka menyajikan tulisan mereka dalam bentuk makalah, skripsi, proposal penelitian, dan lain sebagainya. Karya tulis telah menempati kedudukan yang fenomenal terutama bagi kalangan pelajar. Sebagian besar di antara mereka beranggapan menulis tidak hanya sebatas membuat skripsi, makalah, jurnal penelitian, dan tugas-tugas kuliah lainnya. Apabila menulis hanya dilakukan saat ada tugas kuliah, maka dimungkinkan adanya kesulitan bahkan kesalahan pada saat pembuatan tugas-tugas tersebut. Karena itu perlu adanya pelatihan menulis secara teratur bagi setiap individu yang ingin selalu

Ungkapan Cinta yang Sulit Terucap.

Oleh: Khusniatul Latifah Ibu... Engkau adalah seorang wanita tegar yang pernah aku miliki... Engkau tak pernah mengeluh dikala kesusahan melanda Ibu.... Yang tak seharusnya aku mengungkap rasa sayang dan cinta dihari ini saja... Karena sejatinya ungkapan kasih sayang yang seharusnya setiap hari kulontarkan untukmu... Ibu.... Maaf jika raga ini terlalu jauh darimu Sehingga mengungkap rasa sayang pun aku merasa canggung Tetapi bibir ini takkan pernah lelah mengungkap bahwa diri ini benar-benar menyayangimu Ibu....

Bangun Solidaritas, Fakultas Pertanian Adakan Ospek.

Salah satu mahhasiswa intelektual yang diapresiasi oleh panitia Fotografer: Imam Nawawi Mitra_ Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Islam Jember (UIJ) menyelenggarakan Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek) dalam membangung solidaritas mahasiswa. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Ulum AA Kampus 1 UIJ. (28/9) Ketua panitia ospek Riski Miftahul Ulum menjelaskan bahwa,   alasan diadakannya Ospek adalah untuk membangun solidaritas mahasiswa . Selain itu menurut   dia,   kegiatan tersebut dapat menyambung silaturahmi organisasi yang terdapat di fakultas pertanian. "Untuk mempererat tali  silaturohmi dari  BEM fakultas, HMP, dan juga mahasiswa baru mas" ujarnya. Riski juga menjelaskan, proses ospek tersebut berisi materi tentang pengenalan fakultas, prodi, dan kepemimpinan. Adapun narasumber yang dihadirkan kata dia,   meliputi dekan pertanian, kepala prodi Agroteknologi Pertanian, kepala prodi Agribisnis Pertanian, serta alumni. "Terkait faku