Langsung ke konten utama

Webinar Nasional Rasa Internasional ala UIJ

 


Screenshot : Ahmad Shiddiq


Mitra_Pandemi virus corona mengubah model belajar kaum akademisi, dari sistem tatap muka menjadi system pembelajaran jarak jauh (PJJ). Meski demikian, pembelajaran model PJJ tidak menyurutkan semangat kaum terdidik untuk terus belajar. Seperti yang dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa Forest Universitas Islam Jember (UIJ), yakni melaksanakan webinar tingkat Nasional. Rabu(18/11/2020).

 

Diskusi yang digelar secara virtual ini dimulai pada pukul 07.40-11.00 WIB. Diikuti oleh Imam Ghozali, Kepala Bahasa UI Jember, sejumlah mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Inggris serta beberapa mahasiswa dari perguruan tinggi lainnya. Ungkap Zahrawati Disela-sela kegiatan webinar nasional ini.

 

Zahrawati selaku ketua panitia berkomentar bahwa tema yang diangkat dalam Webinar ini"Empowering Teachers And Students With Digital Liyeracy”. Di era 4.0  seperti saat ini sangat di butuhkan pengetahuan dan kecakapan untuk menggunakan media digital. " sehingga para masyarakat bisa mendapatkan dan mengelola  informasi dari berbagai media," ujaranya.

 

Selain itu ia, mengungkapkan bahwa di saat pandemi covid-19 para masyarakat bisa membekali dirinya dengan faham akan digital. Karena sangat banyak sekali berbagai informasi yang berbau hoax. " sehingga kecerdasan berliterasi dalam ranah digital harus ditingkatkan," bebernya.

 

Zahrawati sekaligus mahasiswa program studi bahasa inggris menyatakan bahwa webinar ini adalah agenda setiap tahun yang bekerjasama dengan Upt Bahasa UIJ. Selain itu acara webinar nasional ini diikuti kurang lebih 300 peserta yang berasal dari berbagai perguruan tinggi. " sampai dari luar negeri pun ikut Webinar nasional ini, seperti China dan Australlia,". Paparnya.

 

Sebelum mengakhiri komentarnya, ia menyampaikan bahwa kegiatan webinar ini dibuka untuk umum. Semua kalangan boleh mengikuti ini karena tidak dipungut biaya sepeserpu. " webinar nasional ini kami mengundang pemateri yang handal diantaranya dari UIJ,  IAIN Jember dan juga dari Unej," pungkasnya.

 

Pewarta: Ahmad Shiddiq

Komentar

Popular Post

Penerima Beasiswa KIP-Kuliah UIJ Wajib bayar Rp.750000

    Antre: Kantor Keuangan dipenuhi camaba untuk pembayaran daftar ulang, Senin(7/9) di Kantor Keuangan Fotografer: Imam Nawawi           Calon Mahasiswa Baru Penerima Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di UIJ (Universitas Islam Jember) wajib bayar Rp. 750.000 untuk Daftar Ulang agar memperoleh Nomor Induk Mahasiswa (NIM). hal tersebut di ungkapkan Rektor UIJ, Senin (7/8) di ruangannya.   Rektor UIJ Abdul Hadi mengungkapkan bahwa calon Penerima Beasiswa KIP-Kuliah diharuskan membayar sebesar Rp.750.000 untuk daftar ulang. Sehingga kata dia, mereka memperoleh Nomor Induk Mahasiswa (NIM) dan seragam." Terkait Jaket, jas dan lain sebagainya siapa yang bayari, PK2 dan kaos nanti gimana, karena daftar ulang dulu biar dapat Nomor Induk Mahasiswa. kalo memang benar tidak mampu silahkan datang saja, biar UIJ yang urus," ujarnya kepada Reporter Mitra.   Selain itu, Hadi juga mengatakan hal tersebut agar mereka mampu mempertanggung jawabkan atas beasiswa yang akan me

Pentingnya Menulis Bagi Mahasiswa

  Oleh: Riski Miftahul Ulum Pentingnya menulis dari kalangan mahasiswa bukan hanya diperuntukkan dalam proses penggarapan skripsi. Menulis juga menjadi hal yang harus ditelateni dalam pembuatan makalah, jurnal penelitian, laporan penelitian, proposal kegiatan dan penelitian, dan lain-lain. Hasil karya tulis seorang mahasiswa merupakan wujud dari kreativitas dan pengetahuan mereka, yaitu bagaimana mereka menyajikan tulisan mereka dalam bentuk makalah, skripsi, proposal penelitian, dan lain sebagainya. Karya tulis telah menempati kedudukan yang fenomenal terutama bagi kalangan pelajar. Sebagian besar di antara mereka beranggapan menulis tidak hanya sebatas membuat skripsi, makalah, jurnal penelitian, dan tugas-tugas kuliah lainnya. Apabila menulis hanya dilakukan saat ada tugas kuliah, maka dimungkinkan adanya kesulitan bahkan kesalahan pada saat pembuatan tugas-tugas tersebut. Karena itu perlu adanya pelatihan menulis secara teratur bagi setiap individu yang ingin selalu

Ungkapan Cinta yang Sulit Terucap.

Oleh: Khusniatul Latifah Ibu... Engkau adalah seorang wanita tegar yang pernah aku miliki... Engkau tak pernah mengeluh dikala kesusahan melanda Ibu.... Yang tak seharusnya aku mengungkap rasa sayang dan cinta dihari ini saja... Karena sejatinya ungkapan kasih sayang yang seharusnya setiap hari kulontarkan untukmu... Ibu.... Maaf jika raga ini terlalu jauh darimu Sehingga mengungkap rasa sayang pun aku merasa canggung Tetapi bibir ini takkan pernah lelah mengungkap bahwa diri ini benar-benar menyayangimu Ibu....

Bangun Solidaritas, Fakultas Pertanian Adakan Ospek.

Salah satu mahhasiswa intelektual yang diapresiasi oleh panitia Fotografer: Imam Nawawi Mitra_ Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Islam Jember (UIJ) menyelenggarakan Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek) dalam membangung solidaritas mahasiswa. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Ulum AA Kampus 1 UIJ. (28/9) Ketua panitia ospek Riski Miftahul Ulum menjelaskan bahwa,   alasan diadakannya Ospek adalah untuk membangun solidaritas mahasiswa . Selain itu menurut   dia,   kegiatan tersebut dapat menyambung silaturahmi organisasi yang terdapat di fakultas pertanian. "Untuk mempererat tali  silaturohmi dari  BEM fakultas, HMP, dan juga mahasiswa baru mas" ujarnya. Riski juga menjelaskan, proses ospek tersebut berisi materi tentang pengenalan fakultas, prodi, dan kepemimpinan. Adapun narasumber yang dihadirkan kata dia,   meliputi dekan pertanian, kepala prodi Agroteknologi Pertanian, kepala prodi Agribisnis Pertanian, serta alumni. "Terkait faku