Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2020

Mahasiswa Tuntut Yayasan Potong UKT

Fotografer : Ahmad Shidiq Mitra_ Alianasi Mahasiswa Peduli Kampus (AMPEK) Universitas Islam Jember (UIJ) mendesak pimpinan kampus untuk mengalihkan subsidi data internet ke diskon UKT (Uang Kuliah Tunggal). Acara tersebut dilakasanakan di Aula Ulum AASelasa (21/7). Achamad Syahrullah selaku ketua aksi menyatakan bahwa, kami ingin mendesak pimpinan untuk mengganti subsidi paket data  dengan diskon UKT bagi mahasiswa semester ganjil atau semester kedepannya selama covid melanda. “intinya dari hasil audiensi yang kami lakukan, masih belum ada jawaban dari pihak kampus” ungkapnya. Ia juga menyampaikan bahwa, apabila UKT itu tidak bisa dipotong maka tindakan tersebut tidak logis. Karena, subsidi paket data yang diberikan juga memakai biaya UKT. “pihak yayasan dan pimpinan UIJ merasa berat dengan usulan yang aliansi tawarkan” ungkapnya. Syahrul panggilan akrabnya menambahkan untuk simulasi pengalihan dana UKT ialah mahasiswa membayar UKT dan pihak kampus mengangga

Apakah Ini Cinta ?

Sumber: Jogja.Tribunnews.com Oleh: Fathur Rozi (Prodi Matematika 19)   Disuatu pagi terlintas dua remaja, seorang lelaki dan perempuan yang berjalan menuju kampus bersama, namun terlihat mereka seperti memiliki rasa yang sama namun saling menutupi dengan canda tawa. Tak lama kemudian raisa berangkat kuliah, sebelum berangkat ia menuju kostnya raihan untuk mengajaknya berangkat bersama. Raisa : “ayo berangkat bareng.” Sambil memberi senyuman. Raihan : “ayo.” Menjawab dengan kerepotan sambil main game. Raisa : “kok kamu sambil main game jalannya?.” Raihan : “Karena ini adalah sebuah pembuktian bahwa semua cowok itu gak sama, dan gak semua cowok itu main perasaan, contohnya aku mainnya game.” Raisa : “ bisa aja kamu.” Raihan : “ kan aku bener.” Raisa : “hati-hati kesandung gak liat jalan.” Raihan : “tenang aja, aku kan pro, jadi sebuah batu tak dapat menghalangi jalanku.” Menjawab dengan sedikit tambahan lelucon. Raisa : “dibilangin kok ngeyel.” Dengan sedikit ng