Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2020

Covid-19 Tidak Menyurut Pasar Desa Suberrejo tetap Ramai

Ramai: Kondisi Pasar sumberrejo menjelang Lemberan, Sabtu (23/5) desa Sumberrejo Fotografer: Imam Nawawi           Meski dalam situasi pandemik Covid-19 ternyata tidak menyurutkan kondisi Pasar desa Sumberrejo yang tetap ramai pengunjung,khususnya menjeleng lebaran. Hal tersebut berlangsung,Sabtu(23/5) di desa Sumberrejo Ambulu Jember. Salah seorang pedagang   bernama khamim,52, mengungkapkan bahwa keramaian tersebut lantaran lokasi pasar terletak di area pedesaan. Sehingga kata dia, diperkirakan masih tergolong aman dari penularan Virus Corona.”soalnya pasar desa, ya koyoe aman lah , soalnya posisinya di desa, tidak di kota,” ungkap penjual songkok ini. Menurut Khamim bahwa diperkirakan keramain tersebut sejak satuminggu yang lalu. kata dia,   khusunya menjelang waktu lebaran.”kira-kira seminggu menjelang lebaran,”tambahnya             Selain itu, Khamim juga mengaku bahwa   akibat jumlah pengunjung yang semakin ramai. Menurutnya, hal tersebut membuat pendapatan terus

BEM UIJ Mengedukasi Masyarakat, tentang Bahaya Covid-19

Tenang: salah satu Mentri BEM UIJ memasangkan masker terhadap warga   Mitra_ Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Jember (UIJ) memberikan edukasi masyarakat tentang bahaya Covid-19 melalui bakti sosial berupa bagi-bagi masker dan Takjil. Hal tersebut berlangsung, Jumat (15/5) di desa Kejayan, Mayang Jember.   President Mahasiswa (presma) UIJ Fathur Rohman mengungkapkan bahwa   gerakan kemanusian tersebut bertujuan untuk membantu masyarakat yang terdampak ekonomi akibat pandemik Covid-19. Selain itu kata dia, juga memberikan pemahaman tentang bahaya viris tersebut.”karena mayoritas masyarakat pinggiran khususnya menengah kebawa belum tahu pemahaman, tentang bagaimana keaman, atau mencegah soal bahayanya Covid-19,” ungkapnya kepada Reporter Mitra. Menurut Fathur,   bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat yang kurang mampu. Sebab kata dia, mereka yang   paling berdampak ekonominya akibat Social distancing. “untuk menyambung hidup kan mereka harus bersosi