Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2020

Bidikmisi Terancam Tidak Memperoleh Subsidi Kuota Internet

Sepi: suasana UIJ saat mahasiswanya kuliah online, Rabu (14) di kampus 1. Fotografer : Imam nawawi Mitra_ Mahasiswa p enerima Biaya Pendidikan Mahasiswa Miskin dan Berprestasi (Bidikmisi) terancam tidak memperoleh subsidi dari Universitas Islam Jember (UIJ) untuk kuliah Online . hal tersebut sesuai pernyataaaan Wakil Rektor II saat diwawancarai Reporter Mitra, Rabu (14/4) di ruangannya.               Wakil Rektor II Nanang Tri Budiman mengukapkan bahwa diperkirakan kampus akan memberikan bantuan kuota internet kepada mahasiswa. Namun kata dia, kecuali mereka yang teah memperoleh beasiswa Bidikmisi.” Isyaalloh ada yang akan diberikan,khususnya yang non beasiswa bidikmis,”ungkapnya kepada reporter Mitra .               Menuruut Nanang, mahasiswa yang memperoleh beasiswa Bidikmisi,  untuk biaya hidup diberikan lancar oleh pemerintah. Sehingga kata dia, mereka dapat menyisikan lima puluh ribu untuk membeli paket internet.”Kalau beasiswa P emkab kan masih banyak yang belum dap

BEM UIJ Desak Pimpinan Membuat Kebijakan Kuliah Online

Lantang : Presiden Mahassiswa aspirasi mahasiswa kepada jajaran Rektor UIJ, Kamis (9/4)  di Aula Ulum Kampus 1 UIJ.  Fotografer: Imam Nawawi Mitra_ Badan Eksekutif Mahasiwa (BEM) Universitas Islam Jember (UIJ)   mendesak Pimpinan Kampus segera membuat kebijakan Kuliah online melalui surat edaran, supaya dosen tidak semena-mena atas kebijakan yang ditetapkan. Hal tersebut di ungkapkan oleh Presiden Mahasiswa saat Hearing , Kamis (9/4) di Aula Ulum Kampus 1. Presiden Mahasiswa UIJ Fathur Rohman mengatakan bahwa j adwal kuliah Online UIJ m embinggungkan mahasiswa. Sebab kata dia, mereka banyak mengeluhkan,   mengalami waktu perkuliahan sering berubah dari dosen. ”Kalau jadwalnya ambur adul terserah apa kata dosen, dosen ngasih taunya dadakan, jadi mahasiswa   dirumahnyanya tidak ada jaringan, tidak ikut kuliah,” ungkapnya saat Hearing berlansung. Menurut Fathur dalam waktu dekat,   Rektorat segera mem buat kebijakan yang lebih tegas, tekait jadwal dan metode perkuliahan on

Tunggu Ada Korban, Mungkin Sekret UKM Diperbaiki

Oleh: Imam Nawawi Hai kawan-kan semua, khususnya mahasiswa Univeresitas Islam Jember (UIJ) yang menjadi pengurus atau anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) . judul ini penulis angkat lantara beberapa pengurus UKM yang telah mengajukan perbaikan sekret, hingga kini belum ada ditindak lanjut, khususnya oleh Kepala Bagian Perlengkapan UIJ. Dari hasil wawancara terakhir kepada Kepala Bagian tersebut, mengungkapkan kalau masih menunggu anggaran dari Kabag Keuangan untuk memperbaiki sekret UKM. Sebab , masih perbaikan pada kamar mandi dan kelas pada saat itu. Kemudian reporter mitra sempat juga mewawancarai Kabag Keuangan Izul Ashlah, katanya malah   belum menerima laporan atas kerusakan sekretariat UKM. Sehigga   menurutnya akan dianggarkan pada akhir bulan Februari. ”Mungkin bulan-bulan Februari akhir, itu kebocoran tok ya,” ucapnya. Namun hingga kini, belum ada tindak lanjut dari Idotun Nasihin selaku Kepala Bagian Perlengkapan. Bahkan sampai plafon sekret LPM MITRA ambro

Pendidikan Kesurupan Kepentingan Politik

Sumber: tugaskuliah15.blogspot.com Oleh: Imam Nawawi Pendidikan dan Politik sangat jauh berbeda, hal tersebut dapat di lihat dari logika yang diterapkan. Logika politik menentukan kalah dan menang,   strategi mendapatkan kekuasaan, dan juga usaha mempertahankan kekuasaannya tersebut. Sehingga kebanyakan para aktivis politik, berusaha untuk memperoleh ataupun mempertahankkan kekuasaannya, mencari pengaruh dengan menghalalkan segala cara demi memperoleh jabatan, pangkat, serta popularitas. Mereka tidak peduli lawan maupun kawan, yang ada hanya sipaun yang menguntungkan bagi pihaknya akan dianggap teman. Bahkan terkadag lawan bisa jadi teman, tau sebaliknya. Semenara logika pendidikan, khususnya para guru, dosen, maupun kiyai, mereka akan merasa menang jikia anak didik, mahasiswa dan santrinya berhasil lulus ujian, mendapatkan pekerjaan, diterima lembaga tinggi ternama, serta meneaai posisi yang sanga strategis dimasyarakat. Sebaliknya, para guru atau pendidik, akan merasa

Covid-19 Menyerang Perekonomian Indonesia

Sumber: liputan6.com Oleh: Khusniatul Latifah Akhir-akhir ini, muncul sebuah pandemi virus yang sangat berbahaya. Kabarnya asal mula virus ini ialah dari negara china. Tepatnya di Wuhan, provinsi Hubei. Bukan hanya china saja yang terkena, ternyata beberapa n egara lain dibelahan dunia juga terdampak virus ini, ter masuk Indonesi. Vi rus C orona yang sering disebut   covid - 19 diisukan menyerang ratusan manusia sangat cepat , b aik dikota maupun wilayah pinggiran Indonesia. Selain kesehatan yang terkena, rupanya juga mengancam perekonomian Negara, termasuk   Indonesia. Buktinya , sejumlah tempat menyumbang ekonomi negara seperti mall, pariwisata, pasar, Hotel dan sebagainya pendapatannya telah menurun , kabarnya mencapai 30%. Hal tersebut terjadi sejak pemerintah menganjurkan seluruh lapisan masyarakat untuk social distancing (menjauhkandiridarikeramaian). Padahan tidak semua rakyat Indonesia m em punyai penghasilan tetap. Seperti, Jur