Langsung ke konten utama

Tips Tidak Terlambat Kuliah Pagi

Sumber: isolapos.com

Menurut KBBI V, kuliah merupakan pelajaran yang diberikan di perguruan tinggi. Dalam bangku perkuliahan ada yang namanya kontrak kuliah, dimana kotrak kuliah tersebut adalah kesepakatan antara mahasiswa dan dosen untuk memulai perkuliahan. Namun pada umumnya, perkuliahan telah terjadwal waktunya. Termasuk di perguruan tinggi swasta yakni Universitas Islam Jember (UIJ).
Di UIJ, rata-rata kuliah awal dimulai pukul 08.00 WIB, namun ada saja mahasiswa yang sering terambat dengan berbagai alasan. Berikut adalah 2 tips yang dapat diterapkan bagi mahasiswa yang sering datang terlambat .
1.      Bangunlah tidur 2 – 3 jam sebelum kelas dimulai
Aktivitas mahasiswa yang begitu padat membuat waktu tidur mahasiswa berkurang. Akibatnya, banyak dari mahasiswa yang mengantuk saat jam kuliah bahkan, terlambat kuliah saat kuliah dimulai pukul 08.00 WIB.
Ketika ditanya kenapa terlambat oleh kawan-kawannya, jawabannya adalah “bangun kesiangan. Bagi anda yang kesusahan bangun pagi meski sudah menyalakan alarm. Coba mintalah bantuan kepada keluarga, teman, atau siapa saja unuk membangunkan Anda.
Bangunlah pada jam yang sama minimal selama tiga hari. Hal tersebut akan menjadi . Dalam psikologhore.com, ada 8 langkah yang dapat di terapkan untuk membentuk kebiasaan apapun, termasuk bangun pagi. Terutama bagi anda yang beragama Islam, bangun pagi merupakan kewajiban. Kewajiban tersebut ialah melaksanakan solat subuh.
Dalam waku 2-3 jam itu, anda dapat mempersiapkan diri untuk menuju kampus. Mahasiswi cenderung mengutamakan penampilan. Hal tersebut membuat banyak waktu yang dihabiskan untuk bersolek dan memilih pakaian. Walaupun dihadapan terdapat tumpukan pakaian, mahasiswi alias kaum hawa ini akan mengatakan “aduh, saya tidak punya baju”. Maka dari itu, 2-3 jam adalah waktu yang tepat untuk bangun tidur sebelum menuju kampus.
2.      Tahu Jarak Tempuh antara tempat tinggal dengan kampus
Tempat tinggal yang dihuni oleh mahasiswa UIJ ada berbagai jenis. Ada yang pulang – pergi, indekos, mengontrak rumah, bahkan ada yang menginap di kampus karena berbagai alasan, dsb. Tempat tinggal yang berkaitan dengan jarak tersebut berpengaruh terhadap waktu tempuh yang dibutuhkan.
Misal, jarak tempuh tempat tinggal Anda sekitar 20 Km dari kampus, maka waktu yang Anda butuhkan untuk sampai ke kampus sekitar 45 menit. Waktu tersebut didapat bila Anda mengendarai sepeda bermotor dan sudah cukup, agar Anda tidak tergesa-gesa saat berangkat. Tentu Anda sudah paham betul berapa waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke kampus dari tempat tinggal Anda.
Itulah dua tips yang sangat penting dilakukan agar tidak terlambat kuliah. Semoga bemanfaat bagi mahasiswa, dosen dan karyawan.
Oleh: Beby Alfin Naby

Komentar

Popular Post

Muatkah Gedung UIJ Menampung Mahasiswa Baru?

  Sumber: Freepik.com Oleh: Fathur Rozi Sekedar informasi   bahwa pada tanggal 26 juli 2021 Universitas Islam Jember (UIJ) mengadakan pendaftaran Calon Mahasiswa Baru (CAMABA) penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) kuliah dengan peserta sekitar 386 . Jumlah tersebut tentunya akan semakin lebih banyak lagi karena ada seleksi lagi gelombang kedua pada bulan agustus besok, belum lagi dengan pendaftar mandiri. Sehingga jumlah mahasiswa di kampus hijau ini akan jauh lebih banyak. Namun, jika kita lihat ke belakang saat kuliah tatap muka masih berlangsung, banyak mahasiswa yang kekurangan tempat belajar. Sampai mondar-mandir mencari ruangan, karena tidak memiliki ruang kelas. Terkadang mereka harus pindah ruangan karena ruangan yang ditempati milik mahasiswa prodi lain atau bahkan sebaliknya. Okelah , mungkin saat ini pembelajaran sering dilakukan secara online, atau jarak jauh, sehingga mahasiswa jarang berkunjung ke kampus UIJ sehingga gedungnya nampak sepi. Oleh karena itu,

Penerima Beasiswa KIP-Kuliah UIJ Wajib bayar Rp.750000

    Antre: Kantor Keuangan dipenuhi camaba untuk pembayaran daftar ulang, Senin(7/9) di Kantor Keuangan Fotografer: Imam Nawawi           Calon Mahasiswa Baru Penerima Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di UIJ (Universitas Islam Jember) wajib bayar Rp. 750.000 untuk Daftar Ulang agar memperoleh Nomor Induk Mahasiswa (NIM). hal tersebut di ungkapkan Rektor UIJ, Senin (7/8) di ruangannya.   Rektor UIJ Abdul Hadi mengungkapkan bahwa calon Penerima Beasiswa KIP-Kuliah diharuskan membayar sebesar Rp.750.000 untuk daftar ulang. Sehingga kata dia, mereka memperoleh Nomor Induk Mahasiswa (NIM) dan seragam." Terkait Jaket, jas dan lain sebagainya siapa yang bayari, PK2 dan kaos nanti gimana, karena daftar ulang dulu biar dapat Nomor Induk Mahasiswa. kalo memang benar tidak mampu silahkan datang saja, biar UIJ yang urus," ujarnya kepada Reporter Mitra.   Selain itu, Hadi juga mengatakan hal tersebut agar mereka mampu mempertanggung jawabkan atas beasiswa yang akan me

Bangun Solidaritas, Fakultas Pertanian Adakan Ospek.

Salah satu mahhasiswa intelektual yang diapresiasi oleh panitia Fotografer: Imam Nawawi Mitra_ Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Islam Jember (UIJ) menyelenggarakan Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek) dalam membangung solidaritas mahasiswa. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Ulum AA Kampus 1 UIJ. (28/9) Ketua panitia ospek Riski Miftahul Ulum menjelaskan bahwa,   alasan diadakannya Ospek adalah untuk membangun solidaritas mahasiswa . Selain itu menurut   dia,   kegiatan tersebut dapat menyambung silaturahmi organisasi yang terdapat di fakultas pertanian. "Untuk mempererat tali  silaturohmi dari  BEM fakultas, HMP, dan juga mahasiswa baru mas" ujarnya. Riski juga menjelaskan, proses ospek tersebut berisi materi tentang pengenalan fakultas, prodi, dan kepemimpinan. Adapun narasumber yang dihadirkan kata dia,   meliputi dekan pertanian, kepala prodi Agroteknologi Pertanian, kepala prodi Agribisnis Pertanian, serta alumni. "Terkait faku

Telah dimulai! Seleksi Gelombang Pertama CAMABA Penerima KIP UIJ secara Daring

  Fokus: Pelaksanaan seleksi camaba penerimaan KIP secara daring berlangsung Fotografer: Zaenab Nur Hafila Mitra _ Seleksi C alon M ahasiswa B aru ( CAMABA ) P enerima K artu I ndonesia P intar (KIP) Universitas Islam Jember (UIJ) telah di mulai . Dalam seleksi pertama ini berlangsung selama dua hari secara daring (dalam jaringan). Senin ( 26/07) Qurtubi selaku Wakil Rektor I mengungkapkan bahwasannya tahap pelaksnaan seleksi tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. “…teknis pelaksanaan seleksinya berbeda dengan tahun sebelumnya, karena sekarang murni daring semua sedangkan tahun lalu kita hadirkan mahasiswa…” Ungkapnya. Seleksi pertama ini, mahasiswa yang terdaftar dalam SIM KIP UIJ sebanyak 386 mahasiswa. “Untuk jumlah pendaftar dulu kita lebih dari 480, hari ini pendaftar di SIM KIP - nya kita 386 per hari ini” Jelas Indri salah satu Staf Kemahasiswaan UIJ . Ia memaparkan, jumlah pada gelombang pertama ini belum menentukan perbandingan antara tahun kemar i n dan tahun i