Langsung ke konten utama

UPT Bahasa UIJ bersama HMPS Forest Kenalkan Kampus Melalui Lomba Pidato Tingkat SMA

Semangat : Salah satu peserta lomba memaksimalkan kemampuannya.
Fotografer : Imam Nawawi

Mitra_ Unit Pelayanan Teknis (UPT) Bahasa Universitas Islam jember (UIJ) Himpinan Mahasiswa prodi Study (HMPS) Forest Promosikan Kampus Melalui Lomba pidato Tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) Sederajat. Lomba tersebut bernama The Second Annual UIJ Englis Speech Competition dengan tema “Teenagers & Global Society”. Kegiatan tersebut berlangsung, Sabtu (29/2) di Aula Miftahul Ulum UIJ Kampus 1.
Ketua Panitia Kegiatan Dinda Faismaul Rofiati mengungkapkan bahwa Kegiatan tersebut merupakan agenda UPT Bahasa UIJ. Kemudian kata dia, mengajak kerjasama dengan HMP Fores untuk menyelenggarakan Lomba Pidato Bahasa inggris Tingkat SMA. “Jadi UPT Bahasa itu memberi kepercayaan kepada Fores untuk menyelenggarakan acara ini, dan akan dijadikan agenda tahunan,” ungkapnya.
Selanjutnya, Dinda menuturkan bahwa, area sekolah yang dituju semakin melebar dibanding tahun lalu. Menurutnya, lomba pidato kali ini, pesertanya hingga ada yang dari Madura.”Kalau tahun lalu Insyaalloh Cuma Se- Besuki Raya,“ tuturnya.
Menurut Dinda total peserta Lomba kali ini mencapai 57 orang . kata dia, mereka semua dari 25 sekolah . sehingga, lanjutnya, setiap lembaga tersebut , jumlah siswa yang didaftarkan juga bervariasi.” Ada yang satu sekolah mendelegasikan empat, ada yang enam, itu enam terbanyak,”ujarnya.
 Kepala UPT Bahasa UIJ imam Ghozali menambahkan bahwa, kegiatan tersebut telah dilakukan kedua kalinya, dengan tujuan mencari bakat siswa tingkanan Madrasah Aliyah (MA) Sederjat yang mahir berbicara bahasa Inggris. Selain itu, kata dia, juga meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam berorganisasi agar lebih maksimal.”Dengan moment seperi ini,mereka bisa untuk mencari Sponsor, bisa untuk kerja sama keluar. Sehingga ketika lulus dari sini mereka sudah punya bekal,” jelasnya.
 Menurut Imam yang paling utama dalam kegiatan tersebut adalah untuk mempromosikan UIJ. Sebab kata dia, mereka para orang tua kenal dengan kampus ini.”Mereka mengirim delegasinya, mereka ke kampus sini, mereka mengerti kondisi UIJ, Bagaimana, dari situlah program ini kami adakan setiap tahun” tambahnya.
 Namun, kata Imam terkait kegiatan tersebut, UPT Bahasa hanya mendukun dari segi pendanaan. Menurutnya, bantuan tersebut diambilkan melalui sisa anggaran Tes Of English Federation Lenguage (Toefl). “Sisanya atau Savingnya kita gunakan kembali pada kegiatan mahasiswa, salah satunya ya English Speech Competition,” tuturnya.
 Menanggapi hal tersebut, salah seorang peserta dari MA Negri Cendikia Pasuruan bernama Punta Dewa mengaku sangat lega dengan acara tersebut. Sebab kata dia, para juri yang menilai terlihat sangat ramah. Sehingga, lanjutnya, dapat lebih percaya diri saat tampil.”Gugupnya berkurang,” tanggapnya.
 Menurut Dewa, selama ini baru purtama ikut lomba pidato berbahasa inggris. Sehingga, kata dia, dengan acra tersebut dapat memberikan pengalaman baru.”Dan untuk meningkatkan kemampuan ngomong berbahasa inggris,”tandasnya.



Komentar

Popular Post

Penerima Beasiswa KIP-Kuliah UIJ Wajib bayar Rp.750000

    Antre: Kantor Keuangan dipenuhi camaba untuk pembayaran daftar ulang, Senin(7/9) di Kantor Keuangan Fotografer: Imam Nawawi           Calon Mahasiswa Baru Penerima Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di UIJ (Universitas Islam Jember) wajib bayar Rp. 750.000 untuk Daftar Ulang agar memperoleh Nomor Induk Mahasiswa (NIM). hal tersebut di ungkapkan Rektor UIJ, Senin (7/8) di ruangannya.   Rektor UIJ Abdul Hadi mengungkapkan bahwa calon Penerima Beasiswa KIP-Kuliah diharuskan membayar sebesar Rp.750.000 untuk daftar ulang. Sehingga kata dia, mereka memperoleh Nomor Induk Mahasiswa (NIM) dan seragam." Terkait Jaket, jas dan lain sebagainya siapa yang bayari, PK2 dan kaos nanti gimana, karena daftar ulang dulu biar dapat Nomor Induk Mahasiswa. kalo memang benar tidak mampu silahkan datang saja, biar UIJ yang urus," ujarnya kepada Reporter Mitra.   Selain itu, Hadi juga mengatakan hal tersebut agar mereka mampu mempertanggung jawabkan atas beasiswa yang akan me

Pentingnya Menulis Bagi Mahasiswa

  Oleh: Riski Miftahul Ulum Pentingnya menulis dari kalangan mahasiswa bukan hanya diperuntukkan dalam proses penggarapan skripsi. Menulis juga menjadi hal yang harus ditelateni dalam pembuatan makalah, jurnal penelitian, laporan penelitian, proposal kegiatan dan penelitian, dan lain-lain. Hasil karya tulis seorang mahasiswa merupakan wujud dari kreativitas dan pengetahuan mereka, yaitu bagaimana mereka menyajikan tulisan mereka dalam bentuk makalah, skripsi, proposal penelitian, dan lain sebagainya. Karya tulis telah menempati kedudukan yang fenomenal terutama bagi kalangan pelajar. Sebagian besar di antara mereka beranggapan menulis tidak hanya sebatas membuat skripsi, makalah, jurnal penelitian, dan tugas-tugas kuliah lainnya. Apabila menulis hanya dilakukan saat ada tugas kuliah, maka dimungkinkan adanya kesulitan bahkan kesalahan pada saat pembuatan tugas-tugas tersebut. Karena itu perlu adanya pelatihan menulis secara teratur bagi setiap individu yang ingin selalu

Ungkapan Cinta yang Sulit Terucap.

Oleh: Khusniatul Latifah Ibu... Engkau adalah seorang wanita tegar yang pernah aku miliki... Engkau tak pernah mengeluh dikala kesusahan melanda Ibu.... Yang tak seharusnya aku mengungkap rasa sayang dan cinta dihari ini saja... Karena sejatinya ungkapan kasih sayang yang seharusnya setiap hari kulontarkan untukmu... Ibu.... Maaf jika raga ini terlalu jauh darimu Sehingga mengungkap rasa sayang pun aku merasa canggung Tetapi bibir ini takkan pernah lelah mengungkap bahwa diri ini benar-benar menyayangimu Ibu....

Bangun Solidaritas, Fakultas Pertanian Adakan Ospek.

Salah satu mahhasiswa intelektual yang diapresiasi oleh panitia Fotografer: Imam Nawawi Mitra_ Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Islam Jember (UIJ) menyelenggarakan Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek) dalam membangung solidaritas mahasiswa. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Ulum AA Kampus 1 UIJ. (28/9) Ketua panitia ospek Riski Miftahul Ulum menjelaskan bahwa,   alasan diadakannya Ospek adalah untuk membangun solidaritas mahasiswa . Selain itu menurut   dia,   kegiatan tersebut dapat menyambung silaturahmi organisasi yang terdapat di fakultas pertanian. "Untuk mempererat tali  silaturohmi dari  BEM fakultas, HMP, dan juga mahasiswa baru mas" ujarnya. Riski juga menjelaskan, proses ospek tersebut berisi materi tentang pengenalan fakultas, prodi, dan kepemimpinan. Adapun narasumber yang dihadirkan kata dia,   meliputi dekan pertanian, kepala prodi Agroteknologi Pertanian, kepala prodi Agribisnis Pertanian, serta alumni. "Terkait faku