Langsung ke konten utama

Gedung UKM Bagai Hutan Belantara


Oleh: Fathur Rozi Prodi Matematika semester I
Fotografer: Wahyu Frastiyo


Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) adalah tempat kedua untuk mahasiswa mencari ilmu selain di kelas. Walaupun bidang UKM yang diikutinya tidak sesuai dengan bidang prodinya, tapi hal tersebut sangat penting bagi mereka. Sebab di tempat tersebut,dapat membentuk karakter, mempelajari hal lain pula.
Setiap UKM pasti memiliki sebuah sekret untuk ditempati belajar bagi anggotanya, dengan harapan mereka nantinya dapat meneruskan estafet kepengurusan. Sehinnga visi dan misi organisasi tersebut dapat tercapai.
Selain itu, selama dalam proses pengkaderan anggota, sangat diperlukan sebuah tempat yang aman dan nyaman. Sebab hal tersebut sangat berpengaruh terhadap pembelajaran, serta keamanan mereka. Sehingga kondisi ruangan yang kurang baik akan membuat mereka tidak betah, dan tidak mampu menikmati proses.
Namun apa daya tempat yang nyaman dan leluasa,  tidak bisa di dapatkan didalamnya. Seperti di Sekret UKM UIJ, banyak atap yang bocor, ruangannya sempit, bahkan tumbuhan liar pun juga masuk melalui fentilasi udara. Sehingga terkesan seperti hutan belantara,.
Padahal ketua dan para pengurus UKM tersebut, telah membuat surat pengajuan agar sekret segera diperbaiki, bahkan sampai dua kali. Namun Kepala bagian (kabag) belum memberikan kepastian, dengan alasan, masih harus mengkonsultasikan dengan kepada kabag keuangan,  untuk memastikan anggaran dananya cukup atau tidak.
Namun, setelah ditelusuri kabag keuangan belum tau atas kerusakan sekret UKM. Lantaran belum menerima laporan untuk perbaikan. Sehingga hal tersebut terkesan membingungkan..
Siap sebenarnya yang bertanggungjawab terkait perbaikan sekret tersebut, apakah semua pengurus UKM kah.., Kabag Perlengkapan kah.., atau Kabag Keuangan?. Sebab insiden kerusakan, dan kebocoran sekret sebuah Organisasi Mahasiswa (Orkema), tentunya sangat mengganggu belajar para anggota.
Penulis berharap supaya Kabag Perlengkapan dan Kabag Keuangan atau pihak yang berwenang lainnya untuk seger memperbaiki bagian sekret yang telah rusak. Sebelum ada korban jiwa, atau tanaman-tanaman yang masuk didalam sekret menjadi besar, rindang dan jadi sarang ular.
Sehingga sekret UKM tidak terkesan seperti hutan belantara, dan paraanggota dapat belajar dengan baik, dan mampu membawa perubahan terhadap UIJ. Sebab saat ini UKM Squot Olahraga (Squor)  melalui cabang olahraga silat mengikuti kejuaraan internasional, hanya demi Almamater kampus ini bisa terkenal.[]

Komentar

Popular Post

Muatkah Gedung UIJ Menampung Mahasiswa Baru?

  Sumber: Freepik.com Oleh: Fathur Rozi Sekedar informasi   bahwa pada tanggal 26 juli 2021 Universitas Islam Jember (UIJ) mengadakan pendaftaran Calon Mahasiswa Baru (CAMABA) penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) kuliah dengan peserta sekitar 386 . Jumlah tersebut tentunya akan semakin lebih banyak lagi karena ada seleksi lagi gelombang kedua pada bulan agustus besok, belum lagi dengan pendaftar mandiri. Sehingga jumlah mahasiswa di kampus hijau ini akan jauh lebih banyak. Namun, jika kita lihat ke belakang saat kuliah tatap muka masih berlangsung, banyak mahasiswa yang kekurangan tempat belajar. Sampai mondar-mandir mencari ruangan, karena tidak memiliki ruang kelas. Terkadang mereka harus pindah ruangan karena ruangan yang ditempati milik mahasiswa prodi lain atau bahkan sebaliknya. Okelah , mungkin saat ini pembelajaran sering dilakukan secara online, atau jarak jauh, sehingga mahasiswa jarang berkunjung ke kampus UIJ sehingga gedungnya nampak sepi. Oleh karena itu,

Penerima Beasiswa KIP-Kuliah UIJ Wajib bayar Rp.750000

    Antre: Kantor Keuangan dipenuhi camaba untuk pembayaran daftar ulang, Senin(7/9) di Kantor Keuangan Fotografer: Imam Nawawi           Calon Mahasiswa Baru Penerima Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di UIJ (Universitas Islam Jember) wajib bayar Rp. 750.000 untuk Daftar Ulang agar memperoleh Nomor Induk Mahasiswa (NIM). hal tersebut di ungkapkan Rektor UIJ, Senin (7/8) di ruangannya.   Rektor UIJ Abdul Hadi mengungkapkan bahwa calon Penerima Beasiswa KIP-Kuliah diharuskan membayar sebesar Rp.750.000 untuk daftar ulang. Sehingga kata dia, mereka memperoleh Nomor Induk Mahasiswa (NIM) dan seragam." Terkait Jaket, jas dan lain sebagainya siapa yang bayari, PK2 dan kaos nanti gimana, karena daftar ulang dulu biar dapat Nomor Induk Mahasiswa. kalo memang benar tidak mampu silahkan datang saja, biar UIJ yang urus," ujarnya kepada Reporter Mitra.   Selain itu, Hadi juga mengatakan hal tersebut agar mereka mampu mempertanggung jawabkan atas beasiswa yang akan me

Bangun Solidaritas, Fakultas Pertanian Adakan Ospek.

Salah satu mahhasiswa intelektual yang diapresiasi oleh panitia Fotografer: Imam Nawawi Mitra_ Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Islam Jember (UIJ) menyelenggarakan Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek) dalam membangung solidaritas mahasiswa. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Ulum AA Kampus 1 UIJ. (28/9) Ketua panitia ospek Riski Miftahul Ulum menjelaskan bahwa,   alasan diadakannya Ospek adalah untuk membangun solidaritas mahasiswa . Selain itu menurut   dia,   kegiatan tersebut dapat menyambung silaturahmi organisasi yang terdapat di fakultas pertanian. "Untuk mempererat tali  silaturohmi dari  BEM fakultas, HMP, dan juga mahasiswa baru mas" ujarnya. Riski juga menjelaskan, proses ospek tersebut berisi materi tentang pengenalan fakultas, prodi, dan kepemimpinan. Adapun narasumber yang dihadirkan kata dia,   meliputi dekan pertanian, kepala prodi Agroteknologi Pertanian, kepala prodi Agribisnis Pertanian, serta alumni. "Terkait faku

Telah dimulai! Seleksi Gelombang Pertama CAMABA Penerima KIP UIJ secara Daring

  Fokus: Pelaksanaan seleksi camaba penerimaan KIP secara daring berlangsung Fotografer: Zaenab Nur Hafila Mitra _ Seleksi C alon M ahasiswa B aru ( CAMABA ) P enerima K artu I ndonesia P intar (KIP) Universitas Islam Jember (UIJ) telah di mulai . Dalam seleksi pertama ini berlangsung selama dua hari secara daring (dalam jaringan). Senin ( 26/07) Qurtubi selaku Wakil Rektor I mengungkapkan bahwasannya tahap pelaksnaan seleksi tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. “…teknis pelaksanaan seleksinya berbeda dengan tahun sebelumnya, karena sekarang murni daring semua sedangkan tahun lalu kita hadirkan mahasiswa…” Ungkapnya. Seleksi pertama ini, mahasiswa yang terdaftar dalam SIM KIP UIJ sebanyak 386 mahasiswa. “Untuk jumlah pendaftar dulu kita lebih dari 480, hari ini pendaftar di SIM KIP - nya kita 386 per hari ini” Jelas Indri salah satu Staf Kemahasiswaan UIJ . Ia memaparkan, jumlah pada gelombang pertama ini belum menentukan perbandingan antara tahun kemar i n dan tahun i