Langsung ke konten utama

Univeritas Siluman Berdasi







Perguruan tinggi swasta merupakan perguruan yang berbeda dengan negeri, salah satunya ialah Universitas Islam Jember (UIJ). Kabarnya, kampus tersebut, dibawah naungan Yayasan Pendidikan Nahdlatul Ulama (YPNU) Jember.
Berbicara soal kampus swasta, sama halnya kita berbicara tentang cinta. Kata orang sih,apabila kita menyelami lautan cinta maka sampai kapanpun tidak akan ada ujungnya.  Maka dari itu, penulis menyamakan kampus swasta, sebab terdapat sisi yang sangat rumit didalamnya.
Salah satunya ialah mengenai perkembangan kampus, Mulai dari sarana prasarana, kemajuan kampus, pelayanan dan sebagainya. Menurut hemat penulis, kampus swasta biasanya harus melewati yang namanya yayasan sebagai otak untuk menjalankan semua yang ada dibawahnya.
Dari pengamatan penulis, sejauh ini ,pihak yayasan  kinerjanya masih  tidak tampak, lebih tepatnya impoten. Sebab, Penulis mulai dahulu sering mempertanyakan kontribusi yayasan untuk perkembangan UIJ  sekarang, bahkan sempat beranggapan tidak berperan.
Ironisnya lagi, rupanya beberapa karyawan dan para mahasiswa juga memiliki anggapan yang sama, bahkan mengeluhkan terkait peran yayasan terhadap kampus UIJ tercinta ini. Sehingga, penulis tambah mepertanyakan , tugas yayasan itu ngapain? , Apakah hanya numpang  nama? ,Atau ada kepentingan tertentu?.  
Sebab, yang namanya yayasan merupakan otak dari sebuah lembaga, dan dapat memberikan gairah bagi para bawahannya. Sehingga estafet tugas pegawai dapat berjalan dengan baik, Jika sekelas yayasan kontribusinya tidak nampak , ya bisa dibilang  Universitas Siluman Berdasi (USB) yang kerja nyatanya tidak nampak tapi ada namanya.
Oleh karena itu, penulis ingin pihak yayasan juga ikut andil dalam memajukan UIJ. Karena, apabila otaknya sudah lumpuh maka seluruh bawahannya akan terganggu. Sehingga, UIJ tidak dipimpin oleh para siluman berdasi, tetapi manusia yang berinovasi, dengan begitu kampus tercinta ini akan lebih dikenal masyarakat luas.[] 


Oleh: Ahmad Shiddiq
Penulis adalah Mahasiswa UIJ  Prodi Menejemen Bisnis Syariah Semester 3
Anggota tetap LPM Mitra
 

Komentar

  1. Astaga tulisan apa lah ini kok gak jelas bikin pusing gak ada data cuma mampang muka...

    BalasHapus
  2. Sumbernya tolong diperkuat, jgn terlalu opini sepihak. Munculkan kutipan dari orang yg anda wawancara sebagai pendukung opini.

    BalasHapus
  3. hati-hati kalau menulis, sumber dari opini ini tidak jelas. Pihak UIJ bisa menindaklanuti hal ini.

    BalasHapus
  4. Justru sebaliknya, UIJ bisa beeroperasi karena ada yayasan. Bukan yayasan yg numpang nama. Orang2 yg bekerja untuk UIJ artinya mereka bekerja untuk yayasan. Yayasan ini lah badan ini lah badan hukumnya.

    BalasHapus

Posting Komentar

Popular Post

Penerima Beasiswa KIP-Kuliah UIJ Wajib bayar Rp.750000

    Antre: Kantor Keuangan dipenuhi camaba untuk pembayaran daftar ulang, Senin(7/9) di Kantor Keuangan Fotografer: Imam Nawawi           Calon Mahasiswa Baru Penerima Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di UIJ (Universitas Islam Jember) wajib bayar Rp. 750.000 untuk Daftar Ulang agar memperoleh Nomor Induk Mahasiswa (NIM). hal tersebut di ungkapkan Rektor UIJ, Senin (7/8) di ruangannya.   Rektor UIJ Abdul Hadi mengungkapkan bahwa calon Penerima Beasiswa KIP-Kuliah diharuskan membayar sebesar Rp.750.000 untuk daftar ulang. Sehingga kata dia, mereka memperoleh Nomor Induk Mahasiswa (NIM) dan seragam." Terkait Jaket, jas dan lain sebagainya siapa yang bayari, PK2 dan kaos nanti gimana, karena daftar ulang dulu biar dapat Nomor Induk Mahasiswa. kalo memang benar tidak mampu silahkan datang saja, biar UIJ yang urus," ujarnya kepada Reporter Mitra.   Selain itu, Hadi juga mengatakan hal tersebut agar mereka mampu mempertanggung jawabkan atas beasiswa yang akan me

Pentingnya Menulis Bagi Mahasiswa

  Oleh: Riski Miftahul Ulum Pentingnya menulis dari kalangan mahasiswa bukan hanya diperuntukkan dalam proses penggarapan skripsi. Menulis juga menjadi hal yang harus ditelateni dalam pembuatan makalah, jurnal penelitian, laporan penelitian, proposal kegiatan dan penelitian, dan lain-lain. Hasil karya tulis seorang mahasiswa merupakan wujud dari kreativitas dan pengetahuan mereka, yaitu bagaimana mereka menyajikan tulisan mereka dalam bentuk makalah, skripsi, proposal penelitian, dan lain sebagainya. Karya tulis telah menempati kedudukan yang fenomenal terutama bagi kalangan pelajar. Sebagian besar di antara mereka beranggapan menulis tidak hanya sebatas membuat skripsi, makalah, jurnal penelitian, dan tugas-tugas kuliah lainnya. Apabila menulis hanya dilakukan saat ada tugas kuliah, maka dimungkinkan adanya kesulitan bahkan kesalahan pada saat pembuatan tugas-tugas tersebut. Karena itu perlu adanya pelatihan menulis secara teratur bagi setiap individu yang ingin selalu

Ungkapan Cinta yang Sulit Terucap.

Oleh: Khusniatul Latifah Ibu... Engkau adalah seorang wanita tegar yang pernah aku miliki... Engkau tak pernah mengeluh dikala kesusahan melanda Ibu.... Yang tak seharusnya aku mengungkap rasa sayang dan cinta dihari ini saja... Karena sejatinya ungkapan kasih sayang yang seharusnya setiap hari kulontarkan untukmu... Ibu.... Maaf jika raga ini terlalu jauh darimu Sehingga mengungkap rasa sayang pun aku merasa canggung Tetapi bibir ini takkan pernah lelah mengungkap bahwa diri ini benar-benar menyayangimu Ibu....

Bangun Solidaritas, Fakultas Pertanian Adakan Ospek.

Salah satu mahhasiswa intelektual yang diapresiasi oleh panitia Fotografer: Imam Nawawi Mitra_ Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Islam Jember (UIJ) menyelenggarakan Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek) dalam membangung solidaritas mahasiswa. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Ulum AA Kampus 1 UIJ. (28/9) Ketua panitia ospek Riski Miftahul Ulum menjelaskan bahwa,   alasan diadakannya Ospek adalah untuk membangun solidaritas mahasiswa . Selain itu menurut   dia,   kegiatan tersebut dapat menyambung silaturahmi organisasi yang terdapat di fakultas pertanian. "Untuk mempererat tali  silaturohmi dari  BEM fakultas, HMP, dan juga mahasiswa baru mas" ujarnya. Riski juga menjelaskan, proses ospek tersebut berisi materi tentang pengenalan fakultas, prodi, dan kepemimpinan. Adapun narasumber yang dihadirkan kata dia,   meliputi dekan pertanian, kepala prodi Agroteknologi Pertanian, kepala prodi Agribisnis Pertanian, serta alumni. "Terkait faku