Langsung ke konten utama

Sertifikat TOEFL UIJ Tidak Diakui Beberapa Lembaga


Panik: Mahasiswa membincangkan TOEFL UIJ tidak diakui
beberapa lembaga, Kamis (10/10) di halaman kampus 1 UIJ.

Mitra_Test Of English as a Foreign Language (TOEFL)  Universitas Islam Jember (UIJ) tidak diakui beberapa  lembaga. Buktinya, salah seorang alumni yang hendak melanjutkan program S-3 di PTN (Perguruan Tinggi Negeri) Surabaya menyodorkan sertifikat TOEFL dari UIJ, secara halus ditolak atau tidak diakui. Isu tersebut diinformasikan melalui Via Whatsapp, Rabu (9/10) kepada reporter Mitra.
Salah seorang alumni UIJ (sebut saja inisialnya “U"), mengaku bahwa TOEFL UIJ sepertinya tidak berlaku di lembaga manapun. Bahkan kata dia, ketika  temannya mendaftar  program S-3  di Universitas Negeri Surabaya (UNESA), sertifikat TOEFL yang dimiliki ternyata ditolak oleh petugas perguruan tinggi tersebut. "Akhirnya dia terpaksa nyari TOEFL yang diakui,"ungkapnya.
Menurut dia, TOEFL yang diakui oleh PTN tersebut, adalah TOEFL dari  perguruan tinggi yang sudah terkenal, dan telah menjalin kerja sama Internasional. "Jangankan UIJ, IAIN  saja tidak diakui,"tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Bahasa UIJ, Imam Ghozali, tidak membenarkan isu tersebut. Bahkan Kata dia, banyak mahasiswa luar yang daftar di TOEFL UIJ. "Wong UNEJ saja banyak yang ambil ke kita," ujarnya.
Menurut Imam Ghozali bahwa, standaraisasi sertifikat TOEFL UIJ bersifat lokal, sehingga kata dia diakui atau tidak tergantung lembaga yang mau menerimanya. Terkadang memang, lanjutnya, untuk daftar program S-2, lembaga menjadikan TOEFL sebagai  salah satu syarat . Biasanya harus ikut di kampus mereka, biar UPT Bahasa mereka juga laku gitu loo,"jelasnya.
Selain itu, Imam juga mengungkapkan, bahwa, standart TOEFL bersertifikat Internasional selama ini, di Jember salah satunya adalah Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Texas. Kata dia, biasanya digunakan untuk kepentingan Ujian LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) berupa beasiswa murni dari dikti atau seleksi masuk Pegawai Negeri Sipil. "Mereka mensyaratkan TOEFL  yang ditentukan. Biasanya itu di PT mana, umpama di Jember itu ada di Texas " ungkapnya.
Ia juga mengatakan bahwa, untuk tes kemampuan bahasa Inggris yang dikeluarkan oleh Dikti dan  bersifat Internasional bukan TOEFL. Tetapi, kata dia ,  Test of English Profisiency (TOEP)  , biasanya untuk Sertifikasi Dosen (Serdos). Bahkan, lanjutnya, jumlah peserta sangat dibatasi, dengan persaingan ketat,  selain itu tempatnya juga ditentukan. "Sejawa Timur hanya ada di Brawijaya dan UNEJ," kata Imam.
Wakil Rektor 1 UIJ, Mohammad Qurtubi menambahkan, bahwa sertifikat TOEFL tergantung dari lembaga masing-masing. Kata dia, bukan hanya  lembaga swasta, bahkan lembaga negeri pun juga belum tentu diakui. "Tergantung permintaan dari luar,"tandasnya.(Amk/Shid/Naw)

Komentar

  1. informasi yang sangat bermanfaat, terima kasih

    jika anda ingin menghasilkan banyak uang dan menjadi kaya rasa, tidak ada salahnya mencoba bandarqq atau dominoqq di situs bandarqq terbaik hanya di http://180.215.13.115

    BalasHapus

Posting Komentar

Popular Post

Muatkah Gedung UIJ Menampung Mahasiswa Baru?

  Sumber: Freepik.com Oleh: Fathur Rozi Sekedar informasi   bahwa pada tanggal 26 juli 2021 Universitas Islam Jember (UIJ) mengadakan pendaftaran Calon Mahasiswa Baru (CAMABA) penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) kuliah dengan peserta sekitar 386 . Jumlah tersebut tentunya akan semakin lebih banyak lagi karena ada seleksi lagi gelombang kedua pada bulan agustus besok, belum lagi dengan pendaftar mandiri. Sehingga jumlah mahasiswa di kampus hijau ini akan jauh lebih banyak. Namun, jika kita lihat ke belakang saat kuliah tatap muka masih berlangsung, banyak mahasiswa yang kekurangan tempat belajar. Sampai mondar-mandir mencari ruangan, karena tidak memiliki ruang kelas. Terkadang mereka harus pindah ruangan karena ruangan yang ditempati milik mahasiswa prodi lain atau bahkan sebaliknya. Okelah , mungkin saat ini pembelajaran sering dilakukan secara online, atau jarak jauh, sehingga mahasiswa jarang berkunjung ke kampus UIJ sehingga gedungnya nampak sepi. Oleh karena itu,

Penerima Beasiswa KIP-Kuliah UIJ Wajib bayar Rp.750000

    Antre: Kantor Keuangan dipenuhi camaba untuk pembayaran daftar ulang, Senin(7/9) di Kantor Keuangan Fotografer: Imam Nawawi           Calon Mahasiswa Baru Penerima Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di UIJ (Universitas Islam Jember) wajib bayar Rp. 750.000 untuk Daftar Ulang agar memperoleh Nomor Induk Mahasiswa (NIM). hal tersebut di ungkapkan Rektor UIJ, Senin (7/8) di ruangannya.   Rektor UIJ Abdul Hadi mengungkapkan bahwa calon Penerima Beasiswa KIP-Kuliah diharuskan membayar sebesar Rp.750.000 untuk daftar ulang. Sehingga kata dia, mereka memperoleh Nomor Induk Mahasiswa (NIM) dan seragam." Terkait Jaket, jas dan lain sebagainya siapa yang bayari, PK2 dan kaos nanti gimana, karena daftar ulang dulu biar dapat Nomor Induk Mahasiswa. kalo memang benar tidak mampu silahkan datang saja, biar UIJ yang urus," ujarnya kepada Reporter Mitra.   Selain itu, Hadi juga mengatakan hal tersebut agar mereka mampu mempertanggung jawabkan atas beasiswa yang akan me

Bangun Solidaritas, Fakultas Pertanian Adakan Ospek.

Salah satu mahhasiswa intelektual yang diapresiasi oleh panitia Fotografer: Imam Nawawi Mitra_ Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Islam Jember (UIJ) menyelenggarakan Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek) dalam membangung solidaritas mahasiswa. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Ulum AA Kampus 1 UIJ. (28/9) Ketua panitia ospek Riski Miftahul Ulum menjelaskan bahwa,   alasan diadakannya Ospek adalah untuk membangun solidaritas mahasiswa . Selain itu menurut   dia,   kegiatan tersebut dapat menyambung silaturahmi organisasi yang terdapat di fakultas pertanian. "Untuk mempererat tali  silaturohmi dari  BEM fakultas, HMP, dan juga mahasiswa baru mas" ujarnya. Riski juga menjelaskan, proses ospek tersebut berisi materi tentang pengenalan fakultas, prodi, dan kepemimpinan. Adapun narasumber yang dihadirkan kata dia,   meliputi dekan pertanian, kepala prodi Agroteknologi Pertanian, kepala prodi Agribisnis Pertanian, serta alumni. "Terkait faku

Telah dimulai! Seleksi Gelombang Pertama CAMABA Penerima KIP UIJ secara Daring

  Fokus: Pelaksanaan seleksi camaba penerimaan KIP secara daring berlangsung Fotografer: Zaenab Nur Hafila Mitra _ Seleksi C alon M ahasiswa B aru ( CAMABA ) P enerima K artu I ndonesia P intar (KIP) Universitas Islam Jember (UIJ) telah di mulai . Dalam seleksi pertama ini berlangsung selama dua hari secara daring (dalam jaringan). Senin ( 26/07) Qurtubi selaku Wakil Rektor I mengungkapkan bahwasannya tahap pelaksnaan seleksi tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. “…teknis pelaksanaan seleksinya berbeda dengan tahun sebelumnya, karena sekarang murni daring semua sedangkan tahun lalu kita hadirkan mahasiswa…” Ungkapnya. Seleksi pertama ini, mahasiswa yang terdaftar dalam SIM KIP UIJ sebanyak 386 mahasiswa. “Untuk jumlah pendaftar dulu kita lebih dari 480, hari ini pendaftar di SIM KIP - nya kita 386 per hari ini” Jelas Indri salah satu Staf Kemahasiswaan UIJ . Ia memaparkan, jumlah pada gelombang pertama ini belum menentukan perbandingan antara tahun kemar i n dan tahun i