Langsung ke konten utama

117 peserta Ikuti Ospek Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Dekan dan jajaran kepala prodi FISIP sampaikan materi.
Fotografer : Imam Nawawi
 

Mitra_Sebanyak 117 peserta mengukuti kegiatan Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Jember (UIJ), dengan tema membangun karakter muda yang mandiri, kreatif, kritis, dan trasformatif. Hal tersebut berlangsung di Aula Miftahul Ulum kampus 1 UIJ, Jumat (4/10).

Yustika Lutfi Prihandini ketua panitia ospek menyampaikan kepada reporter mitra bahwa, 117 peserta merupakan mahasiswa baru FISIP. Peserta ospek dari dua program studi yang ada di FISIP. "Dari ilmu komunikasi, dan Administrasi Negara,"Ujarnya.

Lutfi juga menyampaikan alasan diselenggarakan kegiatan tersebut bahwa, untuk mengenalkan sistem yang terdapat di fakultas. Dia berpendapat bahwa  ospek universitas masih belum cukup untuk mahasiswa baru. Sehingga , ospek fakultas perlu diadakan lantaran banyak hal yang harus mereka ketahui di dalamnya. "mereka tidak tahu di fakultas itu ada apa, di prodi itu ada apa" Terangnya.

Lutfi menambahkan bahwa, kegiatan akan berlangsung sampai sabtu. Menurut dia untuk materi hari pertama tentang pengenalan fakultas dan prodi. Selain itu, pada hari Sabtu  juga ada pengenalan organisasi kemahasiswaan (Orkema) yang ada di FISIP dan  Ospek tersebut ,akan di tutup dengan malam keakraban. "malam keakraban itu santai, yang penting itu keakraban dan semua kenal, tidak ada senior dan junior," Jelasnya.

Lutfi berharap, usai kegiatan Ospek para peserta dapat  paham dengan tugasnya. Selain itu kata dia, mereka bisa mengerti poin-poin yang ada di fakultas, serta kinerja setiap bidang di dalamnya. "oh di HMP itu ada ini, oh di BEM tugasnya Ini, " Tuturnya.

Ketua Umum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FISIP Arif Hidayatulloh  memberi tanggapan terkait  Ospek tersebut. Bahwa, kegiatan dapat berjalan lancar dari awal hingga akhir. Selain itu kata dia,  pihaknya menginginkan peserta dapat termotivasi agar bisa mandiri, kreatif, kritis, dan transformatif. "jadi di situ kita harus bisa membedakan mahasiswa dan siswa, kita itu lebih lah. Jadi, mahasiswa yang mandiri itu tau kalau dirinya adalah agent of change, agent of control dan agen-agen yang lainnya," Tanggapnya.

Arif juga akan adakan tindak lanjut usai kegiatan Ospek Fakultas. Kata dia, akan menjalankan program kerja selanjutnya, yaitu tujuan dari  kepemimpinannya . " program kerja selanjutnya,  akan tidak jauh dari tema ini," Pungkasnya.  (Naw)

Komentar

Popular Post

Penerima Beasiswa KIP-Kuliah UIJ Wajib bayar Rp.750000

    Antre: Kantor Keuangan dipenuhi camaba untuk pembayaran daftar ulang, Senin(7/9) di Kantor Keuangan Fotografer: Imam Nawawi           Calon Mahasiswa Baru Penerima Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di UIJ (Universitas Islam Jember) wajib bayar Rp. 750.000 untuk Daftar Ulang agar memperoleh Nomor Induk Mahasiswa (NIM). hal tersebut di ungkapkan Rektor UIJ, Senin (7/8) di ruangannya.   Rektor UIJ Abdul Hadi mengungkapkan bahwa calon Penerima Beasiswa KIP-Kuliah diharuskan membayar sebesar Rp.750.000 untuk daftar ulang. Sehingga kata dia, mereka memperoleh Nomor Induk Mahasiswa (NIM) dan seragam." Terkait Jaket, jas dan lain sebagainya siapa yang bayari, PK2 dan kaos nanti gimana, karena daftar ulang dulu biar dapat Nomor Induk Mahasiswa. kalo memang benar tidak mampu silahkan datang saja, biar UIJ yang urus," ujarnya kepada Reporter Mitra.   Selain itu, Hadi juga mengatakan hal tersebut agar mereka mampu mempertanggung jawabkan atas beasiswa yang akan me

Pentingnya Menulis Bagi Mahasiswa

  Oleh: Riski Miftahul Ulum Pentingnya menulis dari kalangan mahasiswa bukan hanya diperuntukkan dalam proses penggarapan skripsi. Menulis juga menjadi hal yang harus ditelateni dalam pembuatan makalah, jurnal penelitian, laporan penelitian, proposal kegiatan dan penelitian, dan lain-lain. Hasil karya tulis seorang mahasiswa merupakan wujud dari kreativitas dan pengetahuan mereka, yaitu bagaimana mereka menyajikan tulisan mereka dalam bentuk makalah, skripsi, proposal penelitian, dan lain sebagainya. Karya tulis telah menempati kedudukan yang fenomenal terutama bagi kalangan pelajar. Sebagian besar di antara mereka beranggapan menulis tidak hanya sebatas membuat skripsi, makalah, jurnal penelitian, dan tugas-tugas kuliah lainnya. Apabila menulis hanya dilakukan saat ada tugas kuliah, maka dimungkinkan adanya kesulitan bahkan kesalahan pada saat pembuatan tugas-tugas tersebut. Karena itu perlu adanya pelatihan menulis secara teratur bagi setiap individu yang ingin selalu

Ungkapan Cinta yang Sulit Terucap.

Oleh: Khusniatul Latifah Ibu... Engkau adalah seorang wanita tegar yang pernah aku miliki... Engkau tak pernah mengeluh dikala kesusahan melanda Ibu.... Yang tak seharusnya aku mengungkap rasa sayang dan cinta dihari ini saja... Karena sejatinya ungkapan kasih sayang yang seharusnya setiap hari kulontarkan untukmu... Ibu.... Maaf jika raga ini terlalu jauh darimu Sehingga mengungkap rasa sayang pun aku merasa canggung Tetapi bibir ini takkan pernah lelah mengungkap bahwa diri ini benar-benar menyayangimu Ibu....

Bangun Solidaritas, Fakultas Pertanian Adakan Ospek.

Salah satu mahhasiswa intelektual yang diapresiasi oleh panitia Fotografer: Imam Nawawi Mitra_ Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Islam Jember (UIJ) menyelenggarakan Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek) dalam membangung solidaritas mahasiswa. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Ulum AA Kampus 1 UIJ. (28/9) Ketua panitia ospek Riski Miftahul Ulum menjelaskan bahwa,   alasan diadakannya Ospek adalah untuk membangun solidaritas mahasiswa . Selain itu menurut   dia,   kegiatan tersebut dapat menyambung silaturahmi organisasi yang terdapat di fakultas pertanian. "Untuk mempererat tali  silaturohmi dari  BEM fakultas, HMP, dan juga mahasiswa baru mas" ujarnya. Riski juga menjelaskan, proses ospek tersebut berisi materi tentang pengenalan fakultas, prodi, dan kepemimpinan. Adapun narasumber yang dihadirkan kata dia,   meliputi dekan pertanian, kepala prodi Agroteknologi Pertanian, kepala prodi Agribisnis Pertanian, serta alumni. "Terkait faku