Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2019

Bangun Solidaritas, Fakultas Pertanian Adakan Ospek.

Salah satu mahhasiswa intelektual yang diapresiasi oleh panitia Fotografer: Imam Nawawi Mitra_ Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Islam Jember (UIJ) menyelenggarakan Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek) dalam membangung solidaritas mahasiswa. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Ulum AA Kampus 1 UIJ. (28/9) Ketua panitia ospek Riski Miftahul Ulum menjelaskan bahwa,   alasan diadakannya Ospek adalah untuk membangun solidaritas mahasiswa . Selain itu menurut   dia,   kegiatan tersebut dapat menyambung silaturahmi organisasi yang terdapat di fakultas pertanian. "Untuk mempererat tali  silaturohmi dari  BEM fakultas, HMP, dan juga mahasiswa baru mas" ujarnya. Riski juga menjelaskan, proses ospek tersebut berisi materi tentang pengenalan fakultas, prodi, dan kepemimpinan. Adapun narasumber yang dihadirkan kata dia,   meliputi dekan pertanian, kepala prodi Agroteknologi Pertanian, kepala prodi Agribisnis Pertanian, serta alumni. "Terkait faku

Ringtone Kerinduan

Oleh: Ana Andriyani Berhari-hari tanpa melewatkan satu detikpun Kudengarkan alunan nada yang beraromakan rindu Setiap baitnya mampu mewakili perasaanku Kegundahan yang kurasakan menumpah dan kau harus tau itu Sebab kerinduan semakin hari makin membantaiku Yang mengakibatkan melantainya kegundahan sebab rindu tak kunjung bertemu Tuhan... Perkenalkanlah aku pada satu perasaan yang tidak semenyakitkan rindu Agar tak semena-mena membantaiku Yang mana pikiran sering kali menerima notif beringtone kan rindu Dengan berisikan bacotan tentang rindu

Kampus Limbah

Oleh: Imam Nawawi             Halo kawan-kawan pembaca, sudah lama penulis tidak membuat opini. Mungkin pembaca sedikit terkejut dengan judul di atas. Sampai-sampai istilah limbah digunakan sebagai   julukan kampus.             Hal tersebut penulis gunakan lantaran, limbah merupakan sisa dari sebuah produk yang tidak masuk tahap seleksi. Karena masih ada kecacatan atau kekurangan, limbah di buang begitu saja.             Oleh karena itu, dalam hal ini persis seperti kebanyakan mahasiswa baru yang men daftar di Universitas Islam Jember (UIJ). Sebab, jika penulis amati kebanyakan mereka adalah limbah dari perguruan tinggi ternama dan tidak masuk tes atau seleksi. Contoh kampus ternama seperti, Universitas Jember (UNEJ), Universitas Gajah Mada (UGM), Institutu Agama Islam Negri Jember (IAIN) dll. Berhubung tidak di terima di perguruan tinggi tersebut   , akhirnya UIJ menjadi pilihannya .             Perlu kita ketahui, namanya limbah belum tentu tidak memiliki nilai jual.

Wahai Wanita

Oleh: Siti Nurhaliza Wahai wanita….. Kita adalah mahluk yang indah nan terhormat Lantas, Mengapa kita abaikan itu semua? Kita anggap semuanya sebagai angin lalu. Kita seperti orang buta, buta akan kebenaran yang ada Kita seperti orang tuli, tak mendengar seruan ilahi Yang selalu tersiar di seluruh alam Wahai wanita.... Dengan hati riang, kita hidup sekan tiada batasan Kita berjalan, sekan kita tiada rambu-rambu kehidupan Kita hanya sibuk berhias dengan pernak-pernik dunia Yang fatamorgana Sampai kita lupa tuk memakai hati Dengan kebenaran dan kedamaian. Wahai wanita…… Mari kita bangkit, jangan   takut, jangan diam ditempat. Sementara panji Islam telah tegak berdiri Dibumi pertiwi

Jejak yang Hilang

Oleh: Siti Nurhaliza Waktu terus bergulir meninggalkanku Yang masih diam ditempat dengan rasa yang sama Rasa yang semakin lamakian menggebu Kita ada dibawah atap yang sama Kita memijak pada alas yang sama Mengapa ku tak pernah Menemukan bayangangmu. Setiap malam hanya nyanyian. Penghuni sawah yang ku dengar Hanya cahaya rembulan, yang dapat kulihat Diriku semakin rapuh terkikis rasa ini, Hanya pada angin malam aku titipkan rindku untukmu yang entah kemana. Dalam sujud, ku lantunkan namamu Dengan harapan kita dapat segera bersua lagi

Embun Pagi

Oleh;  Siti Nurhaliza Semakin lama hati ini ssemakin gersang Tertinggal oleh sejuknya dirimu Diriku te rlalu sibuk meraup dunia Memuaskan nafsuku Hingga aku lupa siapa diriku dan apa tugasku Hari ini aku berdiri disini Dibawah megahnya langitmu Kuhirup kembali sucinya dirimu Sebagai semangat baru hidupku Daku hanyalah orang bawahan Yang akan selalu menengadah ke langit Mengharap tersiramnya qalbu Oleh sejuknya dirimu Terkadang ku bertanya pada alam Masih pantaskah daku meraup sucimu Yang bahkan tuk menatap pun hanya seperti angan belaka Dalam buliran-buliran beningmu Kutitipkan separuh harapanku Agar selalu kau ganti dengan buliran-buliran baru.

Antisipasi Narkoba, Polres Jember sebagai Pemateri

  Fotografer : Ahmad Shiddiq Semangat: Polisi memberikan materi bahaya narkoba MITRA_Universitas Islam Jember (UIJ) datangkan Polres Jember untuk memberikan materi tentang antisipasi narkoba. Hal tersebut berlangsung saat Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) di Gedung Miftahul Ulum UIJ, jum'at (13/9)Kemarin. Usai bersosialisasi Kanitbintimas Satbimas Polres Jember Juliyadi Aiptu menjelasakan kepada Reporter Mitra bahwa, alasan diadakannya sosialisasi tersebut lantaran, mereka mahasiswa masih baru mengenal kampus. Menurut dia, perlu adanya ilmu-ilmu terkait masalah narkoba."Sebagai generasi muda adek-adek ini harus bisa memberikan contoh bagi adek-adeknya yang tingkat SMA, SMP, SD. Biar bagai manapun   kalau sudah menjadi mahasiswa paling tidak bisa memberi contoh." Ujarnya. Selain itu, Juliyadi juga menambahkan terkait jumlah   korban narkoba di Jember belum begitu tau persis . Namun, untuk generasi muda masih belum begitu banyak.Me