Langsung ke konten utama

Menjadi Kebanggaan, Mahasiswa Faperta UIJ Lulus 3,5 Tahun


Mitra_Senin (29/4) Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Islam Jember (UIJ) mengadakan yudisium di Aula Ulum AA UIJ. Yudisium yang dihadiri oleh 12 peserta, dua diantaranya merupakan mahasiswa yang lulus dibawah 4 tahun. Hal ini merupakan suatu kebangggaan, pasalnya pertama kalinya Fakultas Pertanian UIJ meluluskan mahasiswa dengan waktu 3,5 tahun. “Di pertanian sudah ada perkembangan, terutama masa studi, yang biasanya mahasiswa kuliah empat tahun lebih, kali ini empat tahun kurang.” Kata Mawardi, Dekan Fakultas Pertanina dalam sambutannya.
Mawardi juga menjelaskan bahwa ada empat mahasiswa yang lulus dibawah empat tahun. Namun karena dua diantaranya lulus dalam waktu tiga tahun sebelas bulan, maka kedua mahasiswa tersebut tidak dikategorikan kedalam mahasiswa lulusan cepat. "Sebenarnya ada empat mahasiswa yang lulusnya kurang dari empat tahun, walaupun yang dua lulus tiga tahun sebelas bulan dan sisanya tiga tahun delapan bulan" (29/04).
Riski, mahasiswa program studi agribisnis yang menempuh masa kuliah hanya 3,5 tahun mengaku bahwa sebenarnya dalam masa kuliah masih tidak ada target di pertanian. Pihak fakultas tidak menargetkan mahasiswanya untuk lulus dalam jangka waktu tertentu, mahasiswa yang ingin lulus tepat waktu dan di waktu yang tepat harus memiliki motivasi tersendiri agar keinginan tersebut tercapai."Sebenarnya semua mahasiswa dapat lulus sebelum empat tahun, karena saat semester tujuh, mahasiswa pertanian sudah dapat memprogram skripsi." terangnya (29/04).
Sementara itu, program studi Agroteknologi Fakultas Pertanian UIJ juga meluluskan mahasiswa kurang dari empat tahun dan meraih IPK tertinggi dalam prodinya. Yusuf, yang  merupakan lulusan terbaik dengan IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) 3,79. Ia berpesan kepada adik tingkatnya di faperta agar tetap semangat dan tidak malas dalam mengerjakan tugas yang diberikan dosen. "Terus semangat dan jangan malas untuk melakukan tugas dari dosen, saya percaya adik adik bisa lulus lebih cepat dari saya." pesannya.
Di akhir sambutannya Abdul Hadi, Rektor Universitas Islam Jember menitipkan pesan kepada seluruh yudisi faperta salah satunya adalah agar menjaga nama baik universitas dan lebih menghormati sesama. "Saya titip kepada kalian, jaga nama baik universitas dan lebih menghormati orang lain, karena orang yang menghormati orang akan lebih di hormati lagi oleh orang lain," katanya. [] (M/BAN/ASD)

Komentar

Popular Post

Penerima Beasiswa KIP-Kuliah UIJ Wajib bayar Rp.750000

    Antre: Kantor Keuangan dipenuhi camaba untuk pembayaran daftar ulang, Senin(7/9) di Kantor Keuangan Fotografer: Imam Nawawi           Calon Mahasiswa Baru Penerima Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di UIJ (Universitas Islam Jember) wajib bayar Rp. 750.000 untuk Daftar Ulang agar memperoleh Nomor Induk Mahasiswa (NIM). hal tersebut di ungkapkan Rektor UIJ, Senin (7/8) di ruangannya.   Rektor UIJ Abdul Hadi mengungkapkan bahwa calon Penerima Beasiswa KIP-Kuliah diharuskan membayar sebesar Rp.750.000 untuk daftar ulang. Sehingga kata dia, mereka memperoleh Nomor Induk Mahasiswa (NIM) dan seragam." Terkait Jaket, jas dan lain sebagainya siapa yang bayari, PK2 dan kaos nanti gimana, karena daftar ulang dulu biar dapat Nomor Induk Mahasiswa. kalo memang benar tidak mampu silahkan datang saja, biar UIJ yang urus," ujarnya kepada Reporter Mitra.   Selain itu, Hadi juga mengatakan hal tersebut agar mereka mampu mempertanggung jawabkan atas beasiswa yang akan me

Pentingnya Menulis Bagi Mahasiswa

  Oleh: Riski Miftahul Ulum Pentingnya menulis dari kalangan mahasiswa bukan hanya diperuntukkan dalam proses penggarapan skripsi. Menulis juga menjadi hal yang harus ditelateni dalam pembuatan makalah, jurnal penelitian, laporan penelitian, proposal kegiatan dan penelitian, dan lain-lain. Hasil karya tulis seorang mahasiswa merupakan wujud dari kreativitas dan pengetahuan mereka, yaitu bagaimana mereka menyajikan tulisan mereka dalam bentuk makalah, skripsi, proposal penelitian, dan lain sebagainya. Karya tulis telah menempati kedudukan yang fenomenal terutama bagi kalangan pelajar. Sebagian besar di antara mereka beranggapan menulis tidak hanya sebatas membuat skripsi, makalah, jurnal penelitian, dan tugas-tugas kuliah lainnya. Apabila menulis hanya dilakukan saat ada tugas kuliah, maka dimungkinkan adanya kesulitan bahkan kesalahan pada saat pembuatan tugas-tugas tersebut. Karena itu perlu adanya pelatihan menulis secara teratur bagi setiap individu yang ingin selalu

Ungkapan Cinta yang Sulit Terucap.

Oleh: Khusniatul Latifah Ibu... Engkau adalah seorang wanita tegar yang pernah aku miliki... Engkau tak pernah mengeluh dikala kesusahan melanda Ibu.... Yang tak seharusnya aku mengungkap rasa sayang dan cinta dihari ini saja... Karena sejatinya ungkapan kasih sayang yang seharusnya setiap hari kulontarkan untukmu... Ibu.... Maaf jika raga ini terlalu jauh darimu Sehingga mengungkap rasa sayang pun aku merasa canggung Tetapi bibir ini takkan pernah lelah mengungkap bahwa diri ini benar-benar menyayangimu Ibu....

Bangun Solidaritas, Fakultas Pertanian Adakan Ospek.

Salah satu mahhasiswa intelektual yang diapresiasi oleh panitia Fotografer: Imam Nawawi Mitra_ Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Islam Jember (UIJ) menyelenggarakan Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek) dalam membangung solidaritas mahasiswa. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Ulum AA Kampus 1 UIJ. (28/9) Ketua panitia ospek Riski Miftahul Ulum menjelaskan bahwa,   alasan diadakannya Ospek adalah untuk membangun solidaritas mahasiswa . Selain itu menurut   dia,   kegiatan tersebut dapat menyambung silaturahmi organisasi yang terdapat di fakultas pertanian. "Untuk mempererat tali  silaturohmi dari  BEM fakultas, HMP, dan juga mahasiswa baru mas" ujarnya. Riski juga menjelaskan, proses ospek tersebut berisi materi tentang pengenalan fakultas, prodi, dan kepemimpinan. Adapun narasumber yang dihadirkan kata dia,   meliputi dekan pertanian, kepala prodi Agroteknologi Pertanian, kepala prodi Agribisnis Pertanian, serta alumni. "Terkait faku