Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2019

Dewa Laut

Gemuruh ombak  terdengar berlarian menepi Diselekta penghujung hari Ada senja indah yang menunggu sambil bernyanyi Nyanyian itu berganti gerimis Gemericik nya terdengar sampai ke pelipis Ah, iyakah dia yang sering disebut? Yang melambai tanpa tangan Yang memanggil tanpa suara Yang melihat tanpa mata Namun terasa indahnya mengisi panorama

DPM, Kemahasiswaan dan Warek I, Apakah Formalitas Saja?

Oleh: Riksa Diah Safitri Photografi: Sugeng Hadi Wijaya DPM (Dewan perwakilan mahasisswa) Universitas Islam Jember (UIJ) merupakan lembaga tinggi dalam ikatan mahasiswa yang memiliki kekuasaan legislatif. Fungsi DPM adalah mengontrol dan mengawasi kebijakan yang telah dibentuk oleh BEM . Maka dari itu wakil mahasiswa dituntut untuk dapat sensisitif dalam mendengarkan keluhan mahasiswa , serta aktif dalam menuangkan pemikiran untuk menyusun suatu kebijakan yang akan di berlakukan dalam lingkungan mahasiswa. Namun pada praktiknya, proker dan kerja nyata DPM seperti berada diantara ada dan tiada. Bahkan, sebagian mahasiswa belum mengetahui tentang DPM. Hal ini jelas menyimpang dari tugas dan wewenang DPM yang sebenarnya . DPM seolah-olah tidur panjang dari berbagai keluhan yang ingin disampaikan oleh mahasiswa. Jika hal demikian terus dibiarkan maka pembentukan DPM hanyalah sebuah formalitas belaka yang tidak akan memberikan peningkatan terhadap kesejahteraan mahasiswa da

Uang UKM Lenyap, Kemanakah?

Oleh: Sugeng Hadi Wijaya Dua tahun yang lalu, Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) RI (Republik Indonesia), Imam Nahrowi berkunjung ke UIJ (Universitas Islam Jember). Kedatangannya untuk mengisi sebuah seminar kebangsaan. Namun yang akan menjadi topik kali ini bukanlah seminarnya.             Disela-sela kunjugan Menpora, ternyata bukan hanya mengisi seminar. Ada yang perlu diketahui bersama. Imam Nahrowi memberikan hibah terhadap Unit Kegiatan Kemahasiswaan (UKM) sebesar Rp.40.000.000. Dana tersebut khusus untuk kegiatan UKM di UIJ sebagaimana dilansir dari Buletin Mitra Edisi Enam dan Tujuh. Selain dana untuk UKM, Kegiatan keagamaan di UIJ juga didanai sebesar Rp.25.000.000. Kegiatan kewirausahaan tidak luput pula, didanai sebesar Rp.30.000.000.             Lebih spesifik lagi, yang kita bahas adalah hibah untuk UKM-nya. Menurut berita yang dibaca oleh penulis, bahwa realisasi dana tersebut masih menyisakan dana yang cukup besar. staff kemahasiswaan waktu itu, Achmad Ilyas