Langsung ke konten utama

Tak Diperhatikan, Pedagang Ikan Dianak Tirikan

*penulis saat ini masih duduk di semester I prodi Bahasa Inggris dan merupakan anggota baru LPM MITRA
Oleh:
 vidia dewi rsimadayanti
*penulis saat ini masih duduk di semester I
prodi Bahasa Inggris dan
 merupakan anggota baru LPM MITRA

Seperti yang dikutip dari Kementrian Perekonomian bahwa Indonesia merupakan pemasok ikan yang diperhitungkan di dunia. Dan potensi lestari sumber daya ikan laut Indonesia sebesar 6,5 juta ton per tahunnya. Salah satu hal yang konkret dapat kita jumpai di daerah pesisir pantai selatan kota jember, yakni di pesisir  kecamatan Puger.
Telah kita ketahui bersama bahwa Jawa Timur memiliki  perairan yang begitu luas. Luas perairan Jawa Timur seperti yang di kutip dari Puslitbang Geologi Kelautan, jawa timur memiliki panjang pantai sekitar ±2.128 km, maka secara otomatis kekayaan bahari jawa timur juga sangatlah beragam. Tidak terkecuali dengan potensi yang ada di Kecamatan Puger.
Kecamatan Puger yang terletak diujung selatan kabupaten Jember ini juga memiliki potensi laut yang sangat potensial untuk mendukung pengembangan perekonomian didaerah pesisir. Banyaknya potensi ikan yang berada dilaut sekitar puger menjadi berkah tersendiri bagi masyarakatnya.
Sudah selayaknya pemerintah untuk peduli dengan potensi yang ada, dengan adanya mitra kerja anatara pedangan dan nelayan serta pemerintah akan membuka peluang besar bagi perekonomian pasar di puger terutama hasil laut yang didapatkan. Karena memang pesisir puger sudah tidak lagi depertanyakan kekayaan baharinya.
Beragam ikan yang dijual di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) adalah hasil tangkap para nelayan daerah setempat. Beragam ikan serta olahan ikan yang ada dan di jual sangatlah menarik perhatian pembeli. Olahan yang dilakukan, selain untuk menambah nilai ekonomis, juga sebagai salah satu cara para penjual untuk mengurangi dampak banyaknya ikan yang tidak dikonsumsi.[]


Komentar

Popular Post

Penerima Beasiswa KIP-Kuliah UIJ Wajib bayar Rp.750000

    Antre: Kantor Keuangan dipenuhi camaba untuk pembayaran daftar ulang, Senin(7/9) di Kantor Keuangan Fotografer: Imam Nawawi           Calon Mahasiswa Baru Penerima Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di UIJ (Universitas Islam Jember) wajib bayar Rp. 750.000 untuk Daftar Ulang agar memperoleh Nomor Induk Mahasiswa (NIM). hal tersebut di ungkapkan Rektor UIJ, Senin (7/8) di ruangannya.   Rektor UIJ Abdul Hadi mengungkapkan bahwa calon Penerima Beasiswa KIP-Kuliah diharuskan membayar sebesar Rp.750.000 untuk daftar ulang. Sehingga kata dia, mereka memperoleh Nomor Induk Mahasiswa (NIM) dan seragam." Terkait Jaket, jas dan lain sebagainya siapa yang bayari, PK2 dan kaos nanti gimana, karena daftar ulang dulu biar dapat Nomor Induk Mahasiswa. kalo memang benar tidak mampu silahkan datang saja, biar UIJ yang urus," ujarnya kepada Reporter Mitra.   Selain itu, Hadi juga mengatakan hal tersebut agar mereka mampu mempertanggung jawabkan atas beasiswa yang akan me

Pentingnya Menulis Bagi Mahasiswa

  Oleh: Riski Miftahul Ulum Pentingnya menulis dari kalangan mahasiswa bukan hanya diperuntukkan dalam proses penggarapan skripsi. Menulis juga menjadi hal yang harus ditelateni dalam pembuatan makalah, jurnal penelitian, laporan penelitian, proposal kegiatan dan penelitian, dan lain-lain. Hasil karya tulis seorang mahasiswa merupakan wujud dari kreativitas dan pengetahuan mereka, yaitu bagaimana mereka menyajikan tulisan mereka dalam bentuk makalah, skripsi, proposal penelitian, dan lain sebagainya. Karya tulis telah menempati kedudukan yang fenomenal terutama bagi kalangan pelajar. Sebagian besar di antara mereka beranggapan menulis tidak hanya sebatas membuat skripsi, makalah, jurnal penelitian, dan tugas-tugas kuliah lainnya. Apabila menulis hanya dilakukan saat ada tugas kuliah, maka dimungkinkan adanya kesulitan bahkan kesalahan pada saat pembuatan tugas-tugas tersebut. Karena itu perlu adanya pelatihan menulis secara teratur bagi setiap individu yang ingin selalu

Ungkapan Cinta yang Sulit Terucap.

Oleh: Khusniatul Latifah Ibu... Engkau adalah seorang wanita tegar yang pernah aku miliki... Engkau tak pernah mengeluh dikala kesusahan melanda Ibu.... Yang tak seharusnya aku mengungkap rasa sayang dan cinta dihari ini saja... Karena sejatinya ungkapan kasih sayang yang seharusnya setiap hari kulontarkan untukmu... Ibu.... Maaf jika raga ini terlalu jauh darimu Sehingga mengungkap rasa sayang pun aku merasa canggung Tetapi bibir ini takkan pernah lelah mengungkap bahwa diri ini benar-benar menyayangimu Ibu....

Bangun Solidaritas, Fakultas Pertanian Adakan Ospek.

Salah satu mahhasiswa intelektual yang diapresiasi oleh panitia Fotografer: Imam Nawawi Mitra_ Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Islam Jember (UIJ) menyelenggarakan Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek) dalam membangung solidaritas mahasiswa. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Ulum AA Kampus 1 UIJ. (28/9) Ketua panitia ospek Riski Miftahul Ulum menjelaskan bahwa,   alasan diadakannya Ospek adalah untuk membangun solidaritas mahasiswa . Selain itu menurut   dia,   kegiatan tersebut dapat menyambung silaturahmi organisasi yang terdapat di fakultas pertanian. "Untuk mempererat tali  silaturohmi dari  BEM fakultas, HMP, dan juga mahasiswa baru mas" ujarnya. Riski juga menjelaskan, proses ospek tersebut berisi materi tentang pengenalan fakultas, prodi, dan kepemimpinan. Adapun narasumber yang dihadirkan kata dia,   meliputi dekan pertanian, kepala prodi Agroteknologi Pertanian, kepala prodi Agribisnis Pertanian, serta alumni. "Terkait faku