Langsung ke konten utama

DENDA PENGEMBALIAN BUKU PERPUSTAKAAN UNTUK KEDISIPLINAN


Sudah Tercantum di SOP Tapi Rektor Tidak Tahu
            Mitra_Diadakannya pertemuan antara mahasiswa dengan petinggi kampus, Selasa kemarin  (29/11) di Aula Ulum AA., menimbulkan berbagai kontroversi. Salah satunya tentang denda yang berlaku di perpustakaan Universitas Islam Jember (UIJ).
            Selaku Rektor UIJ, Abdul Hadi menyatakan dirinya tidak tahu tentang masalah denda yang berlaku di perpustakaan. Ia menambahkan kalau memang ada denda diperpustakaan maka harus ditiadakan jika keperuntukkannya tidak jelas. Bahkan dirinya akan segera bergegas untuk mengatasi masalah perpustakaan dan berjanji secepatnya menyelesaikan serta memberitahukan hasilnya kepada mahasiswa.
            “Saya tidak mengetahui adanya denda di perpus, saya juga tidak akan tahu kalau bukan kalian yang mengatakan. Ini tidak bisa dibiarkan, walaupun cuma seribu tapi ini memberatkan bagi mahasiswa, takutnya tidak pinjam lagi. Kalaupun ini terjadi harus ditiadakan, saya juga berjanji akan menindaklanjuti masalah ini, kalian tunggu saja besok.” Ujarnya saat memberikan jawaban.
            Namun pernyataan Rektor tersebut tidak sesuai dengan pernyataan Rumartiningsih selaku Kepala Perpustakaan saat diwawancarai reporter Mitra Rabu kemarin (21/12) di ruangannya. Dirinya mengatakan bahwa denda tersebut telah berlaku sejak dulu dan sudah ada dalam Standar Operasional Prosedur (SOP). Bahkan dirinya sempat menunjukkan bahwa SOP tersebut berdasarkan SK Rektor dan ditandatangani oleh Biro Umum serta Wakil Rektor I.
            “Denda ini sudah berlaku sebelum kepemimpinan saya, berlakunya sudah sejak dulu. Dan saya membuat peraturan ini berdasarkan SOP yang ditandatangani oleh Biro Umum serta Wakil Rektor I. Ini pun dibuat sesuai dari SK Rektor. Dan SOP ini sudah saya sodorkan kepada Pak Hadi, mungkin Pak Rektor belum membaca SOP yang sebenarnya.” Sampainya kepada reporter Mitra.
            Menurut Rumartiningsih, denda tersebut diberlakukan untuk mendisiplinkan mahasiswa ketika meminjam buku. Ia juga menambahkan bahwa denda tersebut sifatnya tidak memaksa dengan kriteria tertentu.
            “Denda ini saya berlakukan bukan untuk apa – apa, tetapi semuanya untuk kedisiplinan mahasiswa dan saya pun tidak sak klek terhadap penerapan denda ini.” Ujarnya. (M/Nikmah)


Komentar

Popular Post

Penerima Beasiswa KIP-Kuliah UIJ Wajib bayar Rp.750000

    Antre: Kantor Keuangan dipenuhi camaba untuk pembayaran daftar ulang, Senin(7/9) di Kantor Keuangan Fotografer: Imam Nawawi           Calon Mahasiswa Baru Penerima Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di UIJ (Universitas Islam Jember) wajib bayar Rp. 750.000 untuk Daftar Ulang agar memperoleh Nomor Induk Mahasiswa (NIM). hal tersebut di ungkapkan Rektor UIJ, Senin (7/8) di ruangannya.   Rektor UIJ Abdul Hadi mengungkapkan bahwa calon Penerima Beasiswa KIP-Kuliah diharuskan membayar sebesar Rp.750.000 untuk daftar ulang. Sehingga kata dia, mereka memperoleh Nomor Induk Mahasiswa (NIM) dan seragam." Terkait Jaket, jas dan lain sebagainya siapa yang bayari, PK2 dan kaos nanti gimana, karena daftar ulang dulu biar dapat Nomor Induk Mahasiswa. kalo memang benar tidak mampu silahkan datang saja, biar UIJ yang urus," ujarnya kepada Reporter Mitra.   Selain itu, Hadi juga mengatakan hal tersebut agar mereka mampu mempertanggung jawabkan atas beasiswa yang akan me

Pentingnya Menulis Bagi Mahasiswa

  Oleh: Riski Miftahul Ulum Pentingnya menulis dari kalangan mahasiswa bukan hanya diperuntukkan dalam proses penggarapan skripsi. Menulis juga menjadi hal yang harus ditelateni dalam pembuatan makalah, jurnal penelitian, laporan penelitian, proposal kegiatan dan penelitian, dan lain-lain. Hasil karya tulis seorang mahasiswa merupakan wujud dari kreativitas dan pengetahuan mereka, yaitu bagaimana mereka menyajikan tulisan mereka dalam bentuk makalah, skripsi, proposal penelitian, dan lain sebagainya. Karya tulis telah menempati kedudukan yang fenomenal terutama bagi kalangan pelajar. Sebagian besar di antara mereka beranggapan menulis tidak hanya sebatas membuat skripsi, makalah, jurnal penelitian, dan tugas-tugas kuliah lainnya. Apabila menulis hanya dilakukan saat ada tugas kuliah, maka dimungkinkan adanya kesulitan bahkan kesalahan pada saat pembuatan tugas-tugas tersebut. Karena itu perlu adanya pelatihan menulis secara teratur bagi setiap individu yang ingin selalu

Ungkapan Cinta yang Sulit Terucap.

Oleh: Khusniatul Latifah Ibu... Engkau adalah seorang wanita tegar yang pernah aku miliki... Engkau tak pernah mengeluh dikala kesusahan melanda Ibu.... Yang tak seharusnya aku mengungkap rasa sayang dan cinta dihari ini saja... Karena sejatinya ungkapan kasih sayang yang seharusnya setiap hari kulontarkan untukmu... Ibu.... Maaf jika raga ini terlalu jauh darimu Sehingga mengungkap rasa sayang pun aku merasa canggung Tetapi bibir ini takkan pernah lelah mengungkap bahwa diri ini benar-benar menyayangimu Ibu....

Bangun Solidaritas, Fakultas Pertanian Adakan Ospek.

Salah satu mahhasiswa intelektual yang diapresiasi oleh panitia Fotografer: Imam Nawawi Mitra_ Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Islam Jember (UIJ) menyelenggarakan Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek) dalam membangung solidaritas mahasiswa. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Ulum AA Kampus 1 UIJ. (28/9) Ketua panitia ospek Riski Miftahul Ulum menjelaskan bahwa,   alasan diadakannya Ospek adalah untuk membangun solidaritas mahasiswa . Selain itu menurut   dia,   kegiatan tersebut dapat menyambung silaturahmi organisasi yang terdapat di fakultas pertanian. "Untuk mempererat tali  silaturohmi dari  BEM fakultas, HMP, dan juga mahasiswa baru mas" ujarnya. Riski juga menjelaskan, proses ospek tersebut berisi materi tentang pengenalan fakultas, prodi, dan kepemimpinan. Adapun narasumber yang dihadirkan kata dia,   meliputi dekan pertanian, kepala prodi Agroteknologi Pertanian, kepala prodi Agribisnis Pertanian, serta alumni. "Terkait faku