Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2016

DENDA PENGEMBALIAN BUKU PERPUSTAKAAN UNTUK KEDISIPLINAN

Sudah Tercantum di SOP Tapi Rektor Tidak Tahu             Mitra _Diadakannya pertemuan antara mahasiswa dengan petinggi kampus, Selasa kemarin  (29/11) di Aula Ulum AA., menimbulkan berbagai kontroversi. Salah satunya tentang denda yang berlaku di perpustakaan Universitas Islam Jember (UIJ).             Selaku Rektor UIJ, Abdul Hadi menyatakan dirinya tidak tahu tentang masalah denda yang berlaku di perpustakaan. Ia menambahkan kalau memang ada denda diperpustakaan maka harus ditiadakan jika keperuntukkannya tidak jelas. Bahkan dirinya akan segera bergegas untuk mengatasi masalah perpustakaan dan berjanji secepatnya menyelesaikan serta memberitahukan hasilnya kepada mahasiswa.             “Saya tidak mengetahui adanya denda di perpus, saya juga tidak akan tahu kalau bukan kalian yang mengatakan. Ini tidak bisa dibiarkan, walaupun cuma seribu tapi ini memberatkan bagi mahasiswa, takutnya tidak pinjam lagi. Kalaupun ini terjadi harus ditiadakan, saya juga berjanji akan menindakl

ADA DANA UNTUK PERPUSTAKAAN DARI PENDAFTARAN MABA

Pengelolaan Perpustakaan Menggunakan dana Sendiri MITRA _Pertanyaan mahasiswa terkait dana khusus perpustakaan yang diambil dari daftar ulang mahasiswa baru (MABA) sebesar Rp. 100.000, menimbulkan kontroversi diantara mahasiswa Universitas Islam Jember (UIJ). Hal itu terbukti ketika pertemuan antara mahasiswa dengan para petinggi kampus beberapa pekan yang lalu (29/11). Dari pengakuan Kepala Perpustakaan (Ka. Perpus) Rumartinigsih, saat ditemui reporter LPM Mitra, Rabu kemarin (21/12) menyatakan bahwa dirinya tidak mengetahui kalau dalam daftar ulang MABA terdapat dana khusus untuk perpustakaan, dirinya juga menambahkan bahwa sampai saat ini tidak pernah mendapatkan kucuran dana dari pusat. “Tentang adanya uang untuk perpustakaan sebagai penunjang sekitar seratus ribu dari MABA, kalau itu saya tidak tahu dan belum ada kucuran dana untuk buku,sayapun tahu setelah membaca pendaftaran.” Ujarnya. Bahkan dalam penjelasannya, Ka. Perpus mengatakan bahwa selama ini dalam pengelolaa

DANA ORKEMA 1% DARI SPP MAHASISWA

Beda Pengakuan Antara Kabag. Keuangan dan Kemahasiswaan             Mitra _Kepala Bagian Keuangan (Kabag. Keuangan) Jasuli menyampaikan kepada reporter LPM Mitra kemarin, Rabu (21/12) di ruangannya bahwa kegiatan orkema didanai oleh kampus dari 1% pembayaran SPP mahasiswa sebesar 3 jt. Jasuli mengatakan bahwa dana tersebut pasti dicairkan kepada kemahasiswaan tiap bulannya. Namun, apa bila dana tersebut tidak cair maka, akan dijadikan satu dengan bulan berikutnya.             “Kegiatan orkema itu diambilkan 1% dari pembayaran SPP mahasiswa, sebenarnya tidak sampai tiga juta, tapi kami melengkapi saja karena itu terlalu sedikit. Dan itu pasti mas kami berikan langsung kepada kemahasiswa setiap bulannya, tapi jika tidak cair pada bulan itu maka, kami akan menjadikan satu dengan bulan berikutnya.” Ungkapnya.             Namun, Ahmad Ilyasi selaku staff Kemahasiswaan mengatakan bahwa tidak setiap bulan dana 3 jt tersebut akan cair, karena masih melihat kondisi keuangan kampus. Dir

REALISASI DANA DARI KEMENPORA TIDAK SESUAI

Kemahasiswaan Tidak mau otoriter”untuk mengatasi prasangka baik maupun buruk mahasiswa tentang pendanaan ukm dan HMP”             Mitra _Realisasi dana dari Imam Nahrowi, Mentri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Republik Indonesia (RI) sebesar Rp. 40.000.000, menimbulkan kontroversi dikalangan Orkema Universitas Islam Jember (UIJ).             Dana yang turun tidak sesuai dengan ketentuan saat disampaikan oleh Menpora RI pada bulan Mei kemarin. Menurut Sugeng Hadi Wijaya selaku Pimpinan Umum Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Mitra UIJ, menyampaikan bahwa dana tersebut berdasarkan rekaman LPM Mitra dikhususkan untuk kegiatan UKM.             “Kalau berkaca kepada apa yang disampaikan Menpora direkaman Mitra, dana tersebut keperuntukannya khusus kegiatan UKM. Itu kalau berkaca kesana, namun realisasinya yang saya tahu seluruh Orkema ter cover .” Sampainya kepada reporter LPM Mitra.             Menanggapi perihal tersebut staff Kemahasiswaan, Ahmad Ilyasi menyatakan bahwa pihaknya tida

CURAT MARUT KEBIJAKAN REALISASI DANA

                 Oleh: Syahruddin                 Dari sejak dulu jauh sebelum islam menyebar luas keseluruh penjuru dunia  keberadaan seorang pemimpin merupakan suatu  ujung tombak kemajuan peradaban bangsa. Mereka yang dipercaya untuk memimpin suatu bangsa diberi amanah untuk memimpin,  menetapkan dan memutuskan segala sesuatu yang berhubungan dengan  problem-problem masyarakat baik internal maupun eksternal.                 Tentu masyarakat sebagai bawahan mempercayakan sepenuhnya urusan mereka kepada pemimpin nya dan tugas sebagai seorang pemimpin adalah menggunakan kekuasaan nya dengan amanah dan penuh tanggung jawab,yang sesuai dengan kriteria seorang pemimpin.                 Kebijakan seorang pemimpin merupakan suatu yang sakral yang tidak gampang untuk ditarik kembali, jika pemimpin sudah memutuskan ketetapan maka itu akan menjadi aturan atau ketetapan yang berlaku. DEFINISI KEBIJAKAN                 Kebijakan adalah rangkaian konsep dan asas yang menjadi pedoman

KENYATAAN YANG TAK SESUAI DENGAN HARAPAN

Oleh: Helyatul Mubayyinah             Musyawarah merupakan sebuah kata Syawara yang dalam bahasa Arab memilik makna negosiasi, konsultasi dan mengajukan sesuatu. Pengertian dari musyawarah sendiri adalah sebuah perundingan yang dilakukan secara bersama-sama diantara dua orang atau lebih dengan tujuan untuk mencapai sebuah keputusan bersama yang terbaik. Musyawarah sendiri juga berupa sebuah pengambilan keputusan yang dilakukan secara bersama-sama yang sebelumnya juga telah disepakati secara bersama-sama dalam memecahkan sebuah masalah. Cara dalam sebuah pengambilan keputusan bersama tersebut sengaja dibuat terkait dengan kepentingan masyarakat luas ataupun orang banyak.             Di dalam al-Qur`an, musyawarah disandingkan sejajar dengan shalat dan infak. Allah s.w.t. berfirman: " Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat, sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka; dan mereka menafkahkan sebagian dari r

FASILITAS DAN PENGEMBANGANNYA

Oleh: Nur aini             Pada zaman global sekarang, pendidikan merupakan sesuatu yang penting. Karena pendidikan merupakan akar dari peradaban sebuah bangsa. Pendidikan sekarang telah menjadi kebutuhan pokok yang harus dimiliki setiap orang agar bisa menjawab tantangan kehidupan. Untuk memperoleh pendidikan, banyak cara yang dapat kita capai. Diantaranya melalui perpustakaan. Karena di perpustakaan berbagai sumber informasi bisa kita peroleh, selain itu banyak juga manfaat lain yang dapat kita peroleh melalui perpustakaan. Ketika kita mendengar kata perpustakaan, dalam benak kita langsung terbayang sederetan buku-buku yang tersusun rapi di dalam rak sebuah ruangan. Pendapat ini kelihatannya benar, tetapi kalau kita mau memperhatikan lebih lanjut, hal itu belumlah lengkap. Karena setumpuk buku yang diatur di rak sebuah toko buku tidak dapat disebut sebagai sebuah perpustakaan.             Memang pengertian perpustakaan terkadang rancu dengan dengan istilah – istilah pustaka,

“Arti waktu dalam Sebuah WaHubungan”

Berawal dari sebuah kebersamaan dan pada akhirnya berubah menjadi sebuah hubungan. Inilah hubungan kita yang terkadang selalu merasa bahagia, sedih, pertengkaran, semua kita lalui bersama. Namun, semuanya telah berubah ketika hubungan ini sudah berjalan selama satu tahun lebih. Tidak seperti apa yang telah kita lakukan dulu. Bahkan, sampai ke permasalahan yang tak pernah kusangka sebelumnya. Tepatnya pada hari Senin malam dia menuliskan sebuah surat yang berisikan bahwa, dia ingin mengakhiri hubungan kita dikarenakan beberapa alasan yang tidak pernah kusangka sebelumnya. Aku masih butuh waktu untuk menjawab semua itu. Tiap harinya tak pernah henti untuk kuteteskan air mataku. Entah mengapa hatiku masih berat untuk memutuskan semua ini. Namun, bagaimana lagi aku harus memutuskan kepastian dari jawabanku. Apakah aku harus melanjutkan atau memutuskan hubunganku? Dua hal yang membuatku bingung, sampai aku berfikir bahwa aku harus meninggalkan kota Jember agar tidak bertemu dengannya

Siapa yang Salah? Ilegal atau Tidak?

Oleh: Ujiantari Antusias mahasiswa UIJ terhadap Perpustakaan sangat luar  biasa. Mereka memanfaatkan perpustakaan untuk mencari referensi dan ruang untuk mengerjakaan tugas. dalam kesehariannya, kegiatan rutin tersebut tak pernah berhenti dilakukan oleh mahasiswa. Terkadang ramai pengunjung untuk meminjam buku dan mengembalikan buku , kadang pula sepi, tergantung minat dan keperluan mahasiswa. Sedikit menyinggung tentang kebijakan-kebijakan perpustakaan. Bagaimana mungkin, seorang pemimpin tidak tahu akan kebijakan-kebijakan yang ada di ruang lingkup kerjanya. Seperti yang terjadi di kampus tercinta ini, ada peraturan dimana untuk mentertibkan kedisiplinan mahasiswa dalam meminjam buku perpustakan, kepala bagian perpustakaan mengeluarkan kebijakan tentang denda pengembalian buku. Sebagaimana yang berlaku, bahwasannya setiap mahasiswa yang telat mengembalikan buku, maka ia akan dikenakan sanksi sebesar Rp. 1.000 perhari untuk satu buku. Berbeda untuk peminjaman buku Skripsi, ya

Uang Berkaki

Ada Dana untuk Perpustakaan dari Pendaftaran MABA Pengelolaan Perpustakaan Menggunakan dana Sendiri Oleh: Uun (berid)  Dalam sebuah organisasi, semua kegiatan yang akan bahkan yang telah dilakukan pasti membutuhkan sebuah dana. Namun apadaya apabila dana yang sebenarnya menjadi haknya namun sampai saat ini tetap saja hak tersebut belum sampai kepada penerima hak. UIJ memang kampus “islam” dan dalam islam telah diatur bagaimana syariah-syariah ekonomi maupun dalam sebuah rumah tangga sekalipun. Politik memang suci namun banyak cara yang mengubah dari kesucian tersebut, apalagi tentang politik uang. Jika tidak mampu maka jangan sandingkan politik dengan uang. Dengan doktrin tersebut teringat saya dengan kata-kata Wali Kota Bandung yang intinya janganlah kita berpolitik apabila belum selesai urusan kita dengan uang, karena politik bukan sebuah ajang untuk mencari uang. Wah! Apalagi poltik uang. UIJ membutuhkan manusia-manusia yang jujur dan dapat dipercaya, kemana larinya uan

SIMPLE

oleh: Bahjatul Wafiroh Organisasi kegiatan mahasiswa (ORKEMA) yang meliputi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) serta Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP), di Universitas Islam Jember sendiri memiliki kurang lebih sekitar  15 orkema. Sudah lazim pastinya di sebuah perguruan tinggi memiliki sebuah orkema. kampus dengan orkema memiliki hubungan yang erat, jika bisa diibaratkan mereka adalah sisi koin yang dimana saling terkait, bisa jadi orkema dapat dijadikan penentu kualitas sebuah Universitas. Jika kita kembali mengulas tentang pentingya ORKEMA, tentulah sangat penting. Belum tentu setiap civitas maupun pimpinan kampus faham akan hal itu. ORKEMA dapat mengenalkan nama UIJ diluar maupun yang lainnya. contoh misalkan LPM MITRA, mereka dapat menghasilkan informasi dan berita seputar kampus, mulai dari hal-hal persoalan sampai agenda kegiatan. Yang nantinya dapat membantu informasi bagi para pimpinan kampus dan nantinya bisa dijadikan evaluasi bagi kampus kedepannya, dan juga masih banyak lagi